maccaja
Metro

Calon Haji Makassar Keluhkan Biaya Paspor Rp370 Ribu

 

MAKASSAR, BKM — Sejumlah calon jamaah haji (Calhaj) Kota Makassar 1437/2017 mengeluhkan biaya pembuatan paspor yang dibebankan kepadanya. Karena biaya paspor sudah termasuk dalam biaya haji yang sudah dibayarkan sebelumnya.

Biaya pengurusan paspor dipungut oleh panitia penyelenggara haji Makassar di Kantor Imigrasi Kelas 1 Makassar. Setiap calhaj dibebankan Rp370 ribu per orang.

“Kenapa kami disuruh bayar lagi untuk biaya paspor. Saya kira semua biaya haji sudah termasuk pengurusan paspor,” kata Aminah (37) salah seorang calhaj di Kantor Imigrasi Makassar belum lama ini.

“Kami mau penjelasan dari panitia haji, kenapa ada lagi biaya paspor Rp370 ribu?. Kalau memang ada aturannya, jangankan segitu, Rp10 juta pun kami bayar,” ujarnya.

Beberapa calhaj lainnya yang juga sementara pengurusan paspor di Kantor Imigrasi juga berpendapat sama dengan Aminah. Mereka mengeluhkan pungutan biaya paspor kepada mereka.

“Iya betul, kenapa kami disuruh bayar lagi Rp370 ribu. Saya kira ongkos haji itu sudah termasuk pengurusan paspor. Dua tahun lalu, bapak dan ibu saya tidak ada yang seperti ini, tidak ada lagi biaya paspor,” kata calhaj yang tak ingin namanya disebutkan.

Kepala Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Makassar, H Mahyuddin yang dikonfirmasi terkait hal tersebut mengakui, adanya biaya paspor untuk calhaj tahun ini.

“Iya memang ada biaya paspor, tapi hanya Rp350, bukan Rp370 ribu. Memang ada juga biaya cover/sampul paspor Rp20 ribu,” kata Mahyuddin.

Dijelaskan Mahyuddin, biaya paspor haji memang sudah ditanggung seluruhnya. Hanya saja, kata dia, anggaran penyelenggaraan haji belum turun. Sehingga kita memungut biaya paspor kepada setiap calon haji di Makassar.

“Nanti akan dikembalikanji dananya. Semua biaya paspor kita akan kembalikan pada saat karantina di Asrama Haji,” ujarnya.

“Kita kembalikan biaya paspor bersamaan dengan uang living cost. Jadi nanti ada dua amplop yang kita berikan setiap calhaj, uang biaya paspor dan uang living cost,” cetus Mahyuddin. (drw)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top