Kriminal

Dipicu Dendam Warisan, Petani Tewas Dibantai

TEWAS--Korban pemarangan, La Moha tewas mengenaskan di tengah areal persawahan.

PINRANG, BKM –Kasus pembunuhan kembali terjadi di Kabupaten Pinrang. Kali ini, La Moha (50), petani warga Kampung Masolo 1 Kelurahan Teppo Kecamatan Patampanua, meregang nyawa di tengah areal persawahan. La Moha menjadi korban pembunuhan. Tersangkanya, Ramang (53), warga sekampung korban.

Informasi yang dihimpun BKM, Minggu (16/4) menyebutkan, peristiwa pamarangan ini terjadi sekira pukul 09.00 Wita. Adapun motifnya, diduga dipicu dendam pelaku kepada korban dalam persoalan sengketa tanah.

Kapolres Pinrang, AKBP Leo Joko Triwibowo yang dikonfirmasi, Minggu (16/4) via telepon selulernya, membenarkan adanya peristiwa pemarangan tersebut. “Pelakunya sudah menyerahkan diri dan telah kami amankan ke Mapolres Pinrang. Pelaku dan korban masih ada hubungan kekerabatan antara mertua dan menantu keponakan,” kata Leo.

Ada pun motifnya lanjut Leo, aksi pelaku dendam dalam persoalan sengketa tanah. Pelaku merasa jengkel karena korban telah memenangkan kasus sengketa tersebut di tingkat pengadilan. (ady)

loading...
Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top