Selamat Ibadah Puasa
Bisnis

Bekraf Dorong Usaha Kuliner Lebih Kreatif

Chairil - FoodStarup Indonesia Di SwissBell Hotel (1)
PENYELENGGARAAN FSI -- Direktur Akses Non Perbankan Bekraf, Sugeng Santoso menjelaskan tentang penyelenggaraan FSI kepada para pelaku usaha kuliner kreatif di Hotel Swiss BelInn.

MAKASSAR, BKM — Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) kembali menyelenggarakan roadshow, kompetisi, dan konferensi Food Startup Indonesia (FSI) di Makassar, Jumat (21/4). Makassar sendiri merupakan kota ketiga penyelenggaraan FSI setelah sebelumnya telah dilaksanakan di Medan pada 11 April dan Lombok pada 17 April.
Dalam menyelenggarakan acara ini, Direktorat Akses Non Perbankan Deputi Akses Permodalan Bekraf menggandeng Direktorat Fasilitasi HKI, dan Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Regulasi. Puluhan pelaku ekonomi kreatif subsektor kuliner serta rekan media Makassar menghadiri acara ini di Hotel Swiss BelInn, Jumat (21/4).

Pelaku usaha ekonomi kreatif subsektor kuliner serta media hadir pada sosialisasi kompetisi dan konferensi Food Startup Indonesia. Hingga saat ini, lebih dari 100 startup dari subsektor kuliner mendaftar pada Food Startup Indonesia di Makassar. ”Kami ingin menjaring potensi pelaku usaha ekonomi kreatif sub sektor kuliner dari berbagai daerah di Indonesia melalui perhelatan Food Startup Indonesia,” ungkap Direktur Akses Non Perbankan Bekraf, Sugeng Santoso.

Roadshow Bekraf merupakan sosialisasi kompetisi dan konferensi Food Startup Indonesia. Bekraf memotivasi pelaku bisnis yang menyediakan jasa atau produk kuliner selama satu hingga lima tahun yang memiliki ide kreatif, rekam jejak transaksi atau produksi, inovasi produk, model bisnis yang unggul, traksi (traction) dan segmen pasar.
Materi roadshow FSI ini di antaranya adalah membuat pitch deck yang sesuai dengan kriteria. Termasuk bagaimana cara mempresentasikan pitch deck yang menarik investor. Peserta dengan pitch deck yang lolos kurasi akan mengikuti mentoring dan pitching dalam demo day yang akan digelar di Bali pada 22 sampai 24 Mei dan di Bandung pada 17 sampai 19 Juli 2017. Dimana, para peserta food startup memaparkan pitchdeck (pitching) di hadapan mentor.

Sebanyak 20 food startup terbaik dari Bandung dan Bali akan bersaing dengan 10 startup dari Foodstartup Indonesia tahun 2016 pada Final Pitching Day di Jakarta pada bulan Agustus ini di depan juri yang terdiri dari berbagai elemen termasuk investor. ”Food startup ini diharapkan mampu meningkatkan ekosistem ekonomi kreatif sub sektor kuliner dan memberikan akses permodalan bagi pengembangan usaha ekonomi kreatif sehingga produktivitas dan nilai tambah meningkat,” pungkas Sugeng. (amir)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top