Kriminal

Pesta Miras Ricuh, Dua ABG Tewas Ditikam

DIRAWAT-- Kedua korban penikaman saat menjalani perawatan medis di RS Nene Mallomo. Karena luka cukup parah, kedua korban meninggal dunia.

SIDRAP, BKM — Pesta minuman keras (miras) berakhir ricuh. Dua remaja anak baru gede (ABG) meregang nyawa setelah mendapat tikaman dari seorang pelaku yang juga masih usia remaja, Minggu (23/4).

Korban bernama April Saputra (17) warga Jalan Lanto Dg Pasewang Pangkajene dan Restu (17) warga Majjelling, Kecamatan Maritengngae. Keduanya tewas ditikam Ladona (15) warga kelurahan Kanyuara, Kecamatan Sidenreng.

Informasi yang dihimpun BKM menyebutkan, peristiwa berdarah ini bermula saat kedua korban sedang pesta miras bersama rekan-rekannya di Jalan Lanto Daeng Pasewang, tepatnya Depan Toko Sahid.

Pelaku yang datang di TKP mencari dan menanyakan seseorang. Namun orang yang dicari tidak berada di lokasi itu. Sebelum menemui ajal, kedua korban sempat mengajak pelaku untuk bergabung pesta miras karena antara Ladona dan kedua korban memang saling kenal.

Sejurus kemudian, pelaku yang masih penasaran dengan orang dicari bermaksud mengajak korban untuk mencari orang yang dimaksud. Entah persoalan apa, tiba-tiba saja pelaku tersinggung dan sempat terjadi adu mulut. Bahkan kabarnya, pelaku sempat dipukuli rekan korban sehingga pelaku mencabut keris yang diselipkan di pinggangnya dan menikam keduanya tepat di bagian dada.

Korban April mendapat tikaman lebih dulu dan terkena dua kali luka di dada kiri dan perut. Dalam keadaan bersimbah darah korban Restu bermaksud membawa April ke rumah sakit dengan menggunakan sepeda motor.

Namun belum saja meninggalkan lokasi kejadian, pelaku kembali menyerang korban Restu dengan tikaman sekali pada bagian perut hingga ususnya terburai.

Kedua korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nene Mallomo Pangkajene Sidrap. Namun hanya beberapa jam dirawat, keduanya meninggal dunia.Polisi yang ke lokasi kejadian mengamankan tersangka serta barang bukti keris kuningan milik pelaku.

Kapolres Sidrap AKBP Anggi Naulifar Siregar, SIk membenarkan peristiwa itu. Langkah pertama, kapolres menginstruksikan untuk menyelidiki dan mengungkap kasus ini, agar peristiwa kesalahapahamn kedua belah pihak tidak meluas.

“Alhamdulillah pelaku dengan cepat langsung diamankan. Sesuai keterangan saksi-saksi pelaku hanya seorang diri melakukan penikaman,” ungkap AKBP Anggi, sesaat lalu.

Antisipasi pertama, sambung dia, mensterilkan lokasi kejadian dan pihak Polres mendatangi keluarga korban agar tidak ada aksi balasan secara massa. Kapolres pun berjanji akan mengusut tuntas kasus ini.
“Alhamdulillah sejauh ini, situasi dan kondisi aman dan terkendali. Kedua korban juga sudah dimakamkan pihak keluarga. Saya harap semua pihak menahan diri dan percayakan pada aparat untuk menyelesaikan kasus ini hingga tuntas,” imbuhnya. (ady)

loading...
Comments

Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top