maccaja
Sulselbar

Jaksa Kembali Endus Kasus Sapi Bunting

561755_03395003122014_korupsi_ilustrasi

PAREPARE, BKM–Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare akan kembali menelusuri sejumlah bukti terkait kasus penyelewengan dana pengadaan sapi bunting.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Parepare, Hasbi Saleh mengisyaratkan bakal dibukanya kembali kasus yang diketahui turut melibatkan oknum pimpinan SKPD beserta sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Parepare ini.

Kendati pada Oktober 2016 lalu Kejari Parepare telah menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) untuk kasus yang mengarah kita tindak pidana korupsi tersebut.

“Bisa saja kita buka kembali kasusnya. Itu jika semua bukti baru sangat kuat. Kita siap seret kembali oknum yang terlibat,” ujar Hasbi.

Kasus ini kembali menjadi pembicaraan hangat di Parepare setelah sepekan lalu Pengadilan Tinggi menjatuhkan vonis hukuman 1,4 tahun penjara serta denda sebesar Rp150 juta kepada tiga peternak, yakni M Saleh, Hasanuddin dan Sukardi.

Ketiganya yang merupakan pengurus kelompok tani berbeda di Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Parepare ini dinyatakan bersalah dengan terlibat penyelewangan anggaran pengadaan sapi bunting.

Istri Saleh, Nisa (65) menyesalkan penjatuhan vonis serta sanksi denda kepada suaminya. Sementara seperti yang dia ketahui, Saleh maupun kedua rekannya yang lain dalam hal ini hanya sebagai penerima manfaat bansos tersebut. (samir)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top