Sulselbar

Kadis Kesehatan Lutim Tidak Tahu Ada Pungutan Biaya Hari Perawat Sedunia

LUTIM, BKM — Perawat di Kabupaten Luwu Timur diminta untuk mengumpul dana senilai Rp250 ribu perorang. Dana ini nantinya digunakan untuk kegiatan Hari Perawat Sedunia (HPS) pada tanggal 17 Mei mendatang.

Anehnya, Dinas Kesehatan dalam hal ini mewadahi seluruh pegawai kesehatan dilingkup Pemerintahan Daerah (Pemda) Luwu Timur tidak tahu soal adanya permintaan dana untuk kegiatan HPS ini

Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Luwu Timur, dr April yang dikonfirmasi wartawan, Kamis 27 April mengaku tidak tahu soal adanya pungutan terkait acara HPS.

“Saya juga tidak tahu soal adanya pungutan itu dek,” ungkap April dengan singkat.

Berbeda dengan pernyataan bendahara Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Luwu Timur, Indriyani. Ia membenarkan adanya permintaan dana senilai Rp250 ribu untuk HPS.

“Iye, memang ada dananya yang dikumpul sekitar Rp250 ribu. Kalau mauki tahu pak, langsungki saja ke rumah sakit hubungi ketua PPNIku,” ungkap Indri.

Sebelumnya, lerawat yang ada di kabupaten Luwu Timur diminta untuk mengumpul biaya sebesar Rp250 ribu perorang. Biaya ini nantinya untuk merayakan HPS dikecamatan Malili tanggal 17 hingga 19 April mendatang.

“Kalau PNS dan Upah Jasa membayar Rp250 ribu sementara sukarela Rp100 ribu pak,” kata salah seorang perawat yang enggan dikutip namanya melalui via teleponnya. (alpian alwi)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top