maccaja
Nasional

Syahrul Jadi Mentor 74 Kepala Daerah Baru

Pemberantasan Korupsi. (dari kiri)  Ketua KPK Abraham Samad dan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo memberikan paparan saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (2/12). KNPK digelar dalam rangka mendorong komunikasi keterlibatan pemangku kepentingan dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, berintegeritas, meningkatkan kesadaran dan pemahaman publik terhadap tata kelola pemerintahan, sehingga publik dapat berpartisipasi dalam upaya pencegahan korupsi. Republika/Wihdan
Syahrul Yasin Limpo

JAKARTA, BKM– Gubernur Sulsel, Syahrul YL menjadi satu satunya gubernur yang diminta langsung oleh Kementerian Menteri Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memberikan pembekalan kepada para kepala daerah yang baru terpilih dan yang belum sempat mengikuti pembekalan pada periode lalu.

Gubernur SYL dipilih oleh Kemendagri karena dianggap sebagai kepala pemerintahan yang “lengkap ” baik pengalaman sebagai birokrat, politisi, dan yang memiliki prestasi luar biasa. Pembekalan kepada 74 kepala daerah dan wakil kepala daerah hasil Pilkada 2017 dilaksanakan di Balai Diklat Kementrian Dalam Negeri di Jakarta pada Sabtu, (29/4).

Dalam pembekalannya kepada para kepala daerah baru, Syahrul menekankan pentingnya membangun etika pemerintahan yang baik tanpa harus meninggalkan tugas utama pemerintahan, yaitu memberi rahmat kepada masyarakat dan tidak sibuk melayani diri sendiri, serta melindungi dan memberikan pelayanan yang baik. Orang nomor satu di Sulsel itu juga memberi tips kepada peserta untuk memiliki tiga agenda utama yaitu agenda intelektual, agenda manajerial, dan agenda behaviour kepemimpinan. Gaya pembekalan Gubernur Syahrul memukau peserta pembekalan. Seorang kepala daerah yang ikut pembekalan ini mengatakan materi yang disampaikan oleh Gubernur Syahrul bagaikan kuliah 7 SKS.

“Berbobot dan sarat makna bagi para kepala daerah yang ingin berbuat bagi daerahnya,” ujar salah satu kepala daerah yang berasal dari Kawasan Timur Indonesia. Pembekalan ini diakhiri dengan nyanyi bersama Pasha Ungu yang juga menjadi salah seorang peserta. (rahma)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top