Kriminal

‘Kolor Ijo”Kabur Dari Lapas Viral di Medsos. Banyak Netizen…

Iqbal alias Balla (34)

LUTIM, BKM — Pengguna Media Sosial (Medsos) rame – rame mengabarkan kaburnya terpidana mati “Kolor ijo” melalui akun Facebook dan media sosial lainnya.

Seperti di akun Khairoel Irul. Dalam halaman facebooknya tertulis, hati – hati…. Terpidana mati kolor ijo melarikan diri dari LP…segera laporkan kalo melihat orang ini.

Bukan hanya menulis status, akun ini juga mengunggah tiga buah photo saat terpidana mati “Kolor Ijo” sedang menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Malili. Akun lainnya yakni, Abbasia Sise juga menulis status ajakan untuk tetap waspada. Assalamu alaikum wr wb,,,,,

Waspada waspadalah,,,,

Terpidana Mati Kolor Ijo Telah melarikan diri dari Lapas Gunung Sari Makassar, jangan sampai Dia merajalela lagi terkhusus masyarakat Lutim perluki lebih waspada lagi semuanya ,,,

Sementara akun, Ramli Djono juga menulis dihalaman facebooknya dengan ajakan untuk berhati – hati. Dalam statusnya itu, Ramli merasa berkecil hati karena terpidana mati belum juga dieksekusi.

Bahaya ini, SOS..SOS.. hati2, waspadaki lagi. Kabur i kolor ijo, harusnya kemarin segerami dieksekusi biar aman.

Sebelumnya, terpidana mati, Iqbal alias Balla yang akrab disebut warga sekitar adalah “kolor ijo” telah divonis hukuman mati oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Malili dengan dikuatkan oleh keputusan Mahkamah Agung.

Iqbal divonis hukuman mati oleh majelis hakim karena terbukti melakukan pembunuhan, penganiayaan berat, perlindungan anak dan pencurian dengan korban sebanyak 40 orang wanita di Luwu Timur.

Terpidana mati, Iqbal alias Balla (34) diketahui merupakan salah seorang warga dusun Kampung Baru, Desa Sido Agung, kecamatan Kalaena, kabupaten Luwu Timur. (alpian alwi)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top