Kriminal

Tersangka Pembunuh Dua ABG Jalani Rekonstruksi

SIDRAP, BKM --- Rekonstruksi kasus pembunuhan dua Anak Baru Gede (ABG), April Saputra (17) dan Restu (17) yang dilakukan Ladonna (19) digelar penyidik Reskrim Polres Sidrap, Rabu (24/5/2017) siang. Sejatinya, kasus pesta miras yang berujung maut itu dilakukan reka ulang di lokasi kejadian, tepatnya depan Toko Sahid, Jalan Lanto Dg Pasewang. Namun, dengan alasan keamanan, rekontruksi itu terpaksa dilakukan di halaman kantor Mapolres Sidrap. Dalam reka ulang itu, lima saksi yang juga teman korban dihadirkan dalam memberikan keterangan sesuai fakta yang terjadi di TKP pada tanggal 23 April 2017 lalu. Oleh pelaku, penyidik unit PPA Reskrim memperagakan 24 adegan penikaman pelaku terhadap kedua korban hingga meninggal dunia. Terungkap, pelaku menikam korban pertama bernama Restu, kemudian korban kedua April ikut ditikam saat datang menolong Restu. Sebelum korban pertama tertolong, kedua kotban baik Restu maupun April sempat memukul pelaku. Namun, kedua korban yang hanya menggunakan tangan kosong tak berdaya melawan pelaku yang menghunuskan badiknya dan menusuk korban. Kasat Reskrim AKP Anita Taherong menjelaskan, peragaan adegan kasus itu dilakukan untuk melengkapi berita acara pemeriksaan (BAP) tersangka. "Banyak tambahan peragaan pelaku dimunculkan dalam rekontruksi kasus ini. Jadi kita lengkapi BAP, untuk selanjutnya kita limpahkan ke Kejaksaan. Paling cepat minggu depan sudah kita limpahkan,"tandas mantan Kapolsek Pelabuhan Makassar, sesaat lalu. (ady)

SIDRAP, BKM — Rekonstruksi kasus pembunuhan dua Anak Baru Gede (ABG), April Saputra (17) dan Restu (17) yang dilakukan Ladonna (19) digelar penyidik Reskrim Polres Sidrap, Rabu (24/5/2017) siang.

Sejatinya, kasus pesta miras yang berujung maut itu dilakukan reka ulang di lokasi kejadian, tepatnya depan Toko Sahid, Jalan Lanto Dg Pasewang. Namun, dengan alasan keamanan, rekontruksi itu terpaksa dilakukan di halaman kantor Mapolres Sidrap.

Dalam reka ulang itu, lima saksi yang juga teman korban dihadirkan dalam memberikan keterangan sesuai fakta yang terjadi di TKP pada tanggal 23 April 2017 lalu.

Oleh pelaku, penyidik unit PPA Reskrim memperagakan 24 adegan penikaman pelaku terhadap kedua korban hingga meninggal dunia.

Terungkap, pelaku menikam korban pertama bernama Restu, kemudian korban kedua April ikut ditikam saat datang menolong Restu. Sebelum korban pertama tertolong, kedua kotban baik Restu maupun April sempat memukul pelaku. Namun, kedua korban yang hanya menggunakan tangan kosong tak berdaya melawan pelaku yang menghunuskan badiknya dan menusuk korban.

Kasat Reskrim AKP Anita Taherong menjelaskan, peragaan adegan kasus itu dilakukan untuk melengkapi berita acara pemeriksaan (BAP) tersangka.

“Banyak tambahan peragaan pelaku dimunculkan dalam rekontruksi kasus ini. Jadi kita lengkapi BAP, untuk selanjutnya kita limpahkan ke Kejaksaan. Paling cepat minggu depan sudah kita limpahkan,”tandas mantan Kapolsek Pelabuhan Makassar, sesaat lalu. (ady)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top