Berita

Ini yang Harus Dilakukan Nyanyang Jika Maju di Pilwali

MAKASSAR, BKM — Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI-Polri maupun anggota dewan harus mengajukan surat pengunduran diri manakala ingin berkompetisi dalam kontestasi pemilihan gubernur (pilgub), pemilihan wali kota (piwali) maupun pemilihan bupati (pilbup) serentak Juni 2018 mendatang.
Namun, kewajiban itu tidak berlaku bagi seseorang yang memegang posisi strategis di Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun Perusahaan Daerah (Perusda).
Pada kontestasi pilwali Makassar, salah satu bakal calon wali kota tercatat sebagai Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Makassar, yakni Haris Yasin Limpo. Bahkan, Haris yang tak lain adalah adik kandung Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo ini telah mendaftar di sejumlah partai politik.
Teranyar, Haris menerima kunjungan pengurus DPC PDIP Kota Makassar. Mereka mengantarkan formulir pendaftaran bakal calon wali kota Makassar di kediaman orang tua Haris di Jalan Haji Bau, Jumat (26/5).
Pengurus PDIP Makassar yang datang dipimpin langsung Ketuanya, H Bahar Mahmud. Ia didampingi Sekretaris DPC, Mesakh Raymond Rantepadang dan sejumlah pengurus lainnya.
Nyanyang, panggilan akrab Haris Yasin Limpo, menerima langsung kunjungan pengurus partai berlambang kepala banteng gemuk moncog putih ini. Nyanyang didampingi ketua tim pemenangannya Andi Yugeng Mappanyompa, serta sejumlah tim lainnya. Tak hanya itu, ibunda Nyanyang, Hj Nurhayati Yasin Limpo juga terlihat hadir.
Dalam kesempatan itu, Nyanyang yang pernah tercatat sebagai anggota DPRD Makassar, menegaskan sikapnya yang ingin bertarung di pilwali nanti. Ada banyak hal yang ingin dilakukannya untuk membangun Kota Makassar.
“Keinginan saya bagaimana membangun dan meningkatkan Kota Makassar dari yang ada sekarang. Makanya kita harus berkomunikasi. Apa yang diinginkan masyarakat di tingkat elit bisa baik, visinya satu untuk meningkatkan Kota Makassar. Di tingkat grass root, apa keinginannya. Apa yang direncanakan juga harus kita ketahui,” ujar mantan Ketua Hharian Golkar Makassar ini.
Apa yang harus dilakukan Nyanyang jika benar-benar maju di pilwali 2018 mendatang? Baca aturan dan komentar pengamat di edisi cetak besok. (rif)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top