Selamat Ibadah Puasa
Gojentakmapan

Malam ini, Masjid Agung Syekh Yusuf Mulai Digunakan Tarwih

BKM/SAR SEJUMLAH pekerja sedang melakukan pembenahan di lantai satu Masjid Agung Syekh Yusuf Gowa. Pada malam nanti, masjid akan mulai digunakan untuk pelaksanaan salat tarwih.

GOWA, BKM — Masjid Agung Syekh Yusuf Sungguminasa yang terletak di Jl Masjid Raya, Kecamatan Somba Opu, siap digunakan shalat tarwih Ramadan, Jumat malam (26/5).
Rencana penggunaan masjid berdesain indah dan bergaya klasik tanpa meninggalkan ciri khas budaya Gowa ini, menurut Koordinator Pelaksana Pembangunan Masjid Agung Syekh Yusuf, H Ansar Zaenal Bate, kepada BKM, Jumat pagi, pengerjaan renovasi masjid kebanggaan masyarakat Gowa ini baru 70 persen rampung.
Meski begitu, kata Ansar, masjid yang berpintu seukuran 8×4 meter dengan tebal 10 Cm dibuat khusus di kota Jepara ini telah terpasang sempurna dan kondisi lantai satu sudah siap digunakan setelah finishing.
”Insha Allah sebentar malam sudah bisa digunakan tarwih perdana,” kata Ansar yang juga Ketua DPRD Gowa.
Dikatakan, jika masjid ini rampung keseluruhan pekerjaan renovasinya maka estimasi daya tampung jamaah mencapai 5.000 orang. Khusus untuk shalat tarwih perdana malam nanti diestimasi hanya 3.500 orang jamaah saja yang akan mengisi seluruh ruang lantai satu.
”Sebentar malam itu hanya lantai satu yang bisa dipakai dulu, sebab lantai dua masih dalam pembenahan,” jelas Ansar.
Ditanya, apakah selama Ramadan Masjid Agung juga sudah bisa digunakan masyarakat untuk salat lima waktu, menurut Ansar, hingga kini belum ada petunjuk dari Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan selaku Ketua Panitia Pembangunan Masjid Agung Syekh Yusuf bersama H Abd Rauf Malaganni selaku Wakil Ketua Panitia Pembangunan.
‘”Kita belum tahu apakah sudah bisa juga digunakan sehari-hari untuk shalat lima waktu selama Ramadan. Sebab petunjuk sebelumnya dari pak bupati, setelah Ramadan kita tutup kembali masjid ini untuk penyelesaiannya,” kata Ansar. (bulan)

loading...
Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top