Kriminal

Dugaan Pembunuhan Satu Keluarga, Polisi Hadirkan Orang Terdekat Korban

SIDRAP, BKM — Kasus dugaan pembunuhan satu keluarga, suami, isteri dan anak di Sidrap, mulai disikapi oleh polisi. Polres Sidrap, dalam hal ini melalui Satuan Reskrim telah melakukan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) atas kasus itu. Polisi telah memanggil dan memintai keterangan sedikitnya lima orang. Mereka rata-rata orang dekat korban.

“Untuk sementara baru itu bisa kami sampaikan terkait penemuan mayat itu,” ujar Kaurbin Ops Reskrim Polres Sidrap, IPDA Abdul Samad, Selasa, (30/5).

Samad mengatakan, hasil permintaan keterangan saksi-saksi itu, diharapkan bisa memberikan gambaran terkait kematian para korban

Kasus dugaan pembunuhan satu keluarga di Sidrap itu, mencuat setelah warga menemukan tiga mayat terapung di saluran irigasi Sidrap, Minggu dan Senin, 28-29 Mei kemarin lalu.

Tidak lama kemudian, polisi memastikan jika tiga mayat yang ditemukan terpisah, yakni Killang, Ida dan Akbar adalah satu keluarga.

Keluarga malang itu, diketahui tinggal di Desa Carawali, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap. Sehari-hari, Killang diketahui sebagai buruh bangunan.

Ayah almarhum Killang, Lausu menyebut banyaknya kejanggalan dibalik tewasnya anak, menantu dan cucunya itu. Diapun berharap polisi bisa mengungkapnya.

“Paling tidak kematiannya tidak misterius. Kalaupun nanti mereka korban pembunuhan, maka polisi harus menyeret tersangkanya,” ujar Lausu. (Ady)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top