Berita

Rastra Dijarah Sopir dan Buruh Angkut, Begini Kata Kabag Perekonomian Gowa

Barang bukti beras rastra jatah Tombolopao yang dijarah sopir dan buruh di Pallangga kini diamankan di Polres Gowa.

GOWA, BKM — Adanya aksi pencurian jatah beras prasejahtera untuk warga Kecamatan Tombolopao, Selasa lalu, membuat Kabag Perekonomian Setkab Gowa, Firdaus merasa terenyuh.

Kepada BKM di sela menghadiri penyerahan penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun 2016 yang diterima Pemkab Gowa, Jumat (9/6) di kantor BPK RI Perwakilan Sulsel, Firdaus mengaku ulah pencurian dengan cara mencucuk beras dari karung menggunakan pipa paralon, sangat tidak terpuji.

“Ini tindakan pidana. Karena itu pihak Dolog harus tegas agar kasus ini diproses secara hukum. Kami atas nama pemerintah Kabupaten Gowa berterima kasih kepada jajaran Polres Gowa yang telah menangkap tangan aksi para sopir dan buruh pengangkutan,” kata Firdaus.

Firdaus mengatakan? aksi yang dilakukan oknum sopir dan buruh dari tiga truk pengangkut rastra itu sangat tidak dibenarkan. “Itukan jatah Kecamatan Tombolopao kok dilarikan ke Pallangga. Saya kira ulah oknum sopir ini harus ditindak tegas sehingga tidak ada lagi sopir dan buruh yangbisa berbuat hal sama di kemudian hari,” tambahnya. (sar)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top