Metro

9 Juli, Halal Bihalal KAHMI Makassar di Manunggal

KETUA MD KAHMI Kota Makassar, Prof Dr HA Pangerang Moenta bersama pengurus lainnya berkunjung ke redaksi BKM, Rabu (14/6). Mereka diterima Direktur Utama BKM, Mustawa Nur,SH,MH.

MAKASSAR, BKM– Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Wilayah Makassar akan menggelar halal bihalal akbar pada Minggu (9/7) mendatang. Rencananya, kegiatan tersebut mengambil lokasi gedung yang terbilang besar, karena diestimasi peserta berjumlah ribuan orang.
Ketua Majelis Daerah KAHMI Kota Makassar, Prof Dr HA Pangerang Moenta yang berkunjung ke redaksi BKM, Rabu (14/6) mengatakan, setiap tahun KAHMI Makassar menggelar kegiatan halal bihalal. Tujuannya untuk mempererat dan menjalin ukhuwah Islamiah dengan para anggota KAHMI.
Tahun ini, jelas HA Pangerang Moenta, halal bihalal mengangkat tema; Merangkai Silaturahmi dalam Kebhinekaan NKRI. Mengapa mengangkat tema seperti itu, ujar HA Pangerang Moenta, karena saat ini nasionalisme sudah luntur dan mulai terganggu.
“Halal bihalal adalah salah satu momen yang bisa mempererat ikatan kekeluargaan keluarga KAHMI Makassar yang sudah tersebar di berbagai profesi. Termasuk bagaimana mempersatukan kembali bangsa ini, antarbangsa, suku dan agama serta saling menghormati,” tegas Prof HA Pangerang Moenta ketika diterima Direktur Utama Harian BKM, Mustaw Nur,SH,MH.
Adapun yang membawakan hikmah Halal Bil Halal, Dr Hamdan Zoelva. “Pak Hamdan sangat tahu persis hubungan Pancasila dalam kaitan NKRI. Apalagi, Pak Hamdan ketua Serikat Islam Indonesi dan mantan ketua Mahkamah Konstitusi,” jelasnya.
Ketua HBD KAHMI Makassar, Prof Dr A Arsunan Arsin menambahkan, estimasi peserta yang hadir 1.000 orang dan diharapkan memakai gedung Balai Prajurit M Jusuf (Manunggal). “Kita berencana mengundang Pak Gubernur Sulsel, Pangdam XIV/Hasanuddin dan wali kota,” sebutnya.
Dalam kunjungan ke redaksi BKM, turut hadir Sekum KAHMI Andi Tuti Sulthan,SSos,MSi, Dr Rosalina Alam, Dr Erna Ningsih, Kamaria Karim,SH.MKn dan Ir Sustri A Tahin. (war)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top