Kriminal

Identitas Pemilik Sabu 2 Kg Mulai Terungkap

SIDANG--Irwan alias Lapedda saat memberikan kesaksian di PN Parepare terkait kasus penyelundupan 2 kg sabu yang menyeret delapan orang terdakwa.

PAREPARE-, BKM-Teka teki siapa pemilik narkotika jenis sabu sebanyak 2 kg yang dipasok di Pelabuhan Parepare mulai terungkap. Kasus yang menyeret delapan orang terdakwa termasuk oknum anggota Polres Pinrang ini sementara dalam proses persidagan.
Ke delapan terdakwa yakni Sudi Ulo, Arman (saudara Lapedda), Dundu, Sakka, Ari, Asmar (polisi), Samsir, dan istri Sudi Ulo.

Dari keterangan para terdakwa, sabu yang ditangkap itu milik Lapedda, sehingga untuk menguatkan kasus ini agar tidak kabur maka dipersidangan ketua majelis hakim, Vidiya Andini memerintakan Jaksa menghadirkan Lapedda.

Kajari Parepare, Reskiana Ramayanti bersama dua stafnya turun tangan langsung ke tarakan menjemput Lapedda untuk memberikan kesaksianya di Pengadilan Negeri (PN) Parepare atas izin Dirjen Kementerian Hukum dan HAM. Pedda hanya sehari di Parepare jadi saksi lalu pulang kembali ke Lapas Tarakan.

Lapedda, di persidangan, Kamis (15/6/2017) justru membantah semua keterangan para terdakwa yang dituduhkan kepadanya.

Bahkan dia tidak mengenal enam dari delapan terdakwa yang diperlihatkan majelis hakim dipersidangan. Yang dia kenal hanya Arman karena saudaranya dan Ari, tetangganya. “Saya tidak pernah menelpon, bertemu Sudu, apalagi menyiruh Ari membawa narkoba, itu semua tidak benar,”kata Pedda.

Pedda mengaku kalau hanya namanya dijual oleh orang lain dalam bisnis narkoba ini, karena banyak persaingan bisinis narkoba di Tarakan.

Muh. H. Y Rendy pengacara terdakwa Asmar meminta untuk menghadirkan Pegawai Lapas Tarakan bernama Anwar Efendy, karena dialah yang memberi Ari uang dan milo berisi sabu-sabu sebanyak 2 kg. Anwar inilah yang tahu persis siapa pemilik narkoba itu karena dia menyerahkan ke ari untuk dibawa ke Parepare.

Permintaan Penasehat Hukum (PH) terdakwa dikabulkan oleh hakim dan meminta kepada jaksa penuntut umum untuk dihadirkan usai lebaran. (samir)

loading...
Comments

Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top