Metro

Warga Berselfie Ria Macetkan Underpass

MAKASSAR, BKM — Sudah dua hari ini, Underpass Simpang Sayang difungsikan. Sedianya, jalan bawah tanah tersebut digunakan untuk memecah kemacetan parah yang kerap terjadi di Simpang Lima tersebut.
Namun, selama dua hari beroperasi, apa yang diharapkan itu belum terpenuhi. Underpass Simpang Lima tetap macet. Bukan karena volume kendaraan yang padat hingga terjadi perlambatan di area terowongan. Melainkan karena banyak warga yang menghentikan kendaraan di underpass untuk berselfie ria. Akibatnya, jalanan tentu saja menjadi macet.
Menyikapi kondisi ini, Kepala Satuan Kerja (Satker) Jalan Metropolitan Balai Besar Pelaksanan Jalan Nasional, Amin Hamid, mengatakan, pihaknya sudah akan mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah tersebut.
Diantaranya dengan membuat papan bicara terkait larangan parkir di terowongan underpass tersebut. Selain itu, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Perhubungan dan aparat kepolisian untuk mengatur arus lalu lintas di sekitar kawasan itu.
” Nanti kami akan pasangkan papan bicara soal larangan berhenti,” ungkapnya kepada BKM, Senin (19/6).
Dia juga memaklumi jika kehadiran Underpass Simpang Sayang sudah lama ditunggu-tunggu dan mengundang penasaran masyarakat. Sehingga ketika mulai dioperasikan, proyek infrastrukutur yang cukup monumental serta menjadi salah satu ikon baru daerah ini menarik perhatian masyarakat.
“Masyarakat pasti penasaran dan ingin selfie-selfie di sana. Tapi lambat laun nanti akan bosan sendiri,” ungkapnya.
Sehari sebelumnya, penggunaan Underpass Simpang Sayang mulai digunakan ditandai dengan penandatanganan prasasti. Mobil gubernur juga melakukan lintasan perdana dan melewati lajur kiri dan kanan sebanyak dua kali.
Underpass simpang lima itu memang sengaja dikebut pengerjaannya agar bisa dilalui para pemudik pada H-7 hingga H+7 lebaran Idul Fitri. Selanjutnya akan kembali ditutup untuk merampungkan ornamen-ornamen yang belum sepenuhnya selesai.
Syahrul mengatakan, underpass merupakan rekayasa jalan yang diwujudkan sebagai bentuk komitmen bersama untuk pembangunan bangsa dan negara.
Dia menekankan Underpass Simpang Sayang merupakan terowongan bawah tanah atau tunel pertama yang ada dan dibangun di Kawasan Timur Indonesia.
“Kita semua menjadi saksi sejarah. Menjadi orang pertama yang melintas di underpass pertama di Indonesia Timur ini. Dengan ucapan Bismillahirahmanirahim, saya fungsikan Underpass Simpang Lima Sayang ini,” sebutnya.
Jalan ini diharapkan dapat mengurai kemacetan di kawasan simpang lima Tol-Mandai yang sudah sangat parah dan berlangsung selama lima tahun terakhir. (rhm)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top