Selamat Ibadah Puasa
Gojentakmapan

Diduga Epilepsi, Seorang Pelajar Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi

AHMAD Maulana saat dievakuasi dari dalam saluran air irigasi.
GOWA, BKM — Seorang pria berusia 16 tahun diketahui bernama Ahmad Maulana, ditemukan warga tewas dalam kondisi telentang di dalam saluran air irigasi di Jl poros Barombong, Dusun Cilallang, Desa Kanjilo, Kecamatan Barombong, Selasa (20/6). Jasad Ahmad Maulana ditemukan sekitar pukul 09.00 Wita oleh warga bernama Nasir Dg Ngawing (42) seorang buruh bangunan asal Bilaya, Dusun Bilaji, Desa Kanjilo, Kecamatan Barombong yang tengah mencari lumut untuk umpan ikan.
Saat itu, menurut Nasir, ia melihat korban dalam kondisi tak bernyawa lagi telentang dalam saluran air irigasi. Di samping mayat anak itu terdapat sepeda motornya jenis Vega warna hitam DD 6282 IS. Begitu melihat korban, Nasir lalu melaporkan ke Polsek Barombong.
Usai olah TKP oleh unit Lakalantas Polres Gowa dan Polsek Barombong disimpulkan jika korban murni korban lakalantas. Hal ini didasari dari hasil olah TKP ditemukan obat merk Asmasolon dan diduga korban terserang penyakit epilepsi yang konon selama ini dialaminya. Mayat korban lalu dibawa ke RS Thalia Panciro untuk divisum dan langsung dijemput pihak keluarga untuk disemayamkan di rumahnya.
Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan kepada media saat dikonfirmasi mengatakan, pihak kepolisian sudah meminta kepada pihak keluarga agar korban tersebut diotopsi guna penyelidikan namun pihak keluarga korban menolak. Pihak keluarga menilai bahwa korban tersebut meninggal dunia karena kecelakaan bahkan pihak keluarga korban membenarkan jika korban mengidap epilepsi.
”Korban diperkirakan meninggal pada malam hari dan mengalami kecelakaan tunggal. Hal itu sesuai keterangan Sukri (45) keluarga korban yang merupakan penjual bakso dan menetap di Dusun Bontomanai, Desa Kanjilo,” jelas Mangatas.
Sukri dalam keterangannya mengatakan jika korban memang mempunyai riwayat penyakit asma dan penyakit epilepsi (kejang-kejang). ”Dan memang dalam saku celana korban ditemukan pil asmasolon,” jelas Mangatas lagi. (sar)

loading...
Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top