Politik

Kenapa Profesor Menyanjung Ichsan

Bakal calon Gubernur Sulsel Ichsan Yasin Limpo memaparkan soal pendidikan gratis di acara FGD, Rabu (21/6). Mantan Bupati Gowa dua periode ini mendapatkan sanjungan dari sejumlah guru besar.

MAKASSAR, BKM–Meski tidak lagi menjabat Bupati Gowa, namun kinerja dan terobosan Ichsan Yasin Limpo yang tak lain adalah bakal calon Gubernur Sulsel terus menuai banyak pujian.
Hal itu nampak ketika sejumlah guru besar di bidang pendidikan, hukum dan psikolog dari berbagai perguruan tinggi nasional, mengacungkan jempol atas ide dan gagasan yang diterapkan Ichsan dalam bidang pendidikan, terutama Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan (SKTB) 12 tahun.

Di Focus Discussion Group (FGD) yang mengangkat tema “Gowa Kabupaten Pendidikan Melalui Program D’Emba Pembelajaran Ala Cinema Edutainment, Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan dan Imtaq Indonesia”, di Clarion Hotel Makassar, Rabu (21/6) siang, para guru besar memberikan tanggapannya usai Ichsan tampil sebagai narasumber.
Akademisi Unhas, Prof Dr Pangerang Moenta misalnya, bahkan sangat sepakat jika gagasan Ichsan yang sudah diterapkan di Gowa patut dijadikan contoh. Mengingat, mata pelajaran di Indonesia yang tergolong banyak itu sangat memberatkan peserta didik.

“Mata pelajaran yang banyak, itu cenderung menekan dan menyiksa siswa. SKTB yang diterapkan di Gowa, itu betul-betul menghargai. Dan saya kira ini adalah terobosan sangat bagus,” kata Pangerang Moenta.

Tak hanya itu, Pangerang juga tak sungkan menyebut jika SKTB yang pertama diterapkan di Indonesia tersebut, bisa diadopsi. “Ini baru dibilang revolusi mental,” tegas Pangerang.
Selain Pangerang, guru besar lainnya ikut memberikan masukan dan tanggapannya. Seperti Ketua Satgas Kurikulum Nasional, Prof Dr Hamid Hasan. Menurutnya, gagasan-gagasan Ichsan perlu disinergikan dengan konsep pendidikan dasar, terutama sarannya dalam pelibatan psikolog di setiap perumusan konsep pendidikan. “Kita sepakat harus melakukan evaluasi. Dan ini tantangan kita melakukan berbagai pembenahan,”kata Hamid Hasan yang secara khusus datang ke Makassar.

Punggawa-sebutan yang dilekatkan ke Ichsan nampak antusias memaparkan alasan kenapa menerapkan SKTB di Gowa, kendati banyak yang meragukan. (rif)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top