Metro

Baju Kaos Desain Tumming-Abu di Distro Bajiki Store

SEORANG pengunjung mengamati baju kaos yang dipajang di distro Bajiki Store, Jalan Monumen Emm Saelan.

MAKASSAR, BKM — Menjelang Hari Raya Idul Fitri ini, distro menjadi salah satu bisnis yang meraup untung maksimal. Hal ini dikarenakan masyarakat yang cenderung mencari baju baru untuk dipakai berlebaran.
Salah satu distro yang cukup banyak dikunjungi adalah Bajiki Store. Distro yang konsisten mengangkat kearifan lokal budaya Makassar ini terletak di Jalan Monumen Emmy Saelan. Pengelola usaha meraup keuntungan hingga tiga kali lipat selama ramadan dibanding dengan hari biasanya.
Sejak awal, Bajiki Store yang berdiri sejak 2010 memang menggunakan desain khas Makassar. Ide dari desain-desain di distro ini sendiri berasal dari kolaborasi artis lokal Makassar, Tumming dan Abu. Hal inilah yang menjadikan distro tersebut unik.
Marketing Bajiki Store, Win mengatakan, di hari-hari biasa distronya hanya bisa menjual sekitar 30 lembar kaos per hari. Namun selama ramadan, apalagi menjelang lebaran ini, pihaknya mampu menjual 80 hingga 90 lembar kaos dalam sehari.
“Keuntungan kita di hari biasa sekitar Rp3 jutaa per hari. Tapi selama ramadan, naik sampai tiga kali lipat,” jelas Win.
Menurut Win, kaos yang dijual di Bajiki Store semuanya diproduksi sendiri di Makassar. Harganya normal, antara Rp120 ribu sampai Rp130 ribu per lembar. Namun ada juga yang diskon sampai Rp90 ribu per kaos.
Selain dijual langsung di store, sebagian besar penjualan kaos di distro ini melalui online. Pembelinya pun sampai di luar Sulawesi, bahkan luar negeri.
“Ada dari Jawa, Sumatera, dan paling banyak Kalimantan. Sampai juga di Malaysia dan Korea Selatan,” terang Win.
Salah seorang pembeli, Arwan mengaku puas setelah membeli kaos di distro ini. Arwan yang pertama kali mengetahui Bajiki Store dari instagram milik Tumming dan Abu ini, lebih memilih berbelanja di Bajiki Store karena kata-kata dalam desain bajunya yang unik.
“Puaski. Bagus kata-katanya,” kata Arwan sambil tersenyum. (nugroho)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top