Nasional

Cadangan Listrik di Hari Lebaran 300 MW Lebih

MANAGER Niaga dan Pelayanan Pelanggan PT PLN (Persero) Wilayah Sulselrabar, Aris Suwardyanto sedang menjelaskan kesiapan PLN memasok aliran listtik saat lebaran Idul Fitri.

 

MAKASSAR, BKM — Kondisi sistem kelistrikan pada hari raya Idul Fitri 2017 secara umum dalam kondisi cukup. Cadangan energi listrik dihari lebaran pada sisem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) sebesar 30 persen atau sekitar 300 MW. Sedangkan pada sistem kelistrikan Sultra, cadangan listrik yaitu 16 persen.

Hal ini dipaparkan Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PT PLN (Persero) Wilayah Sulsel, Sultra, dan Sulbar (Sulselrabar), Aris Suwardyanto ketika mendampingi GM PLN Sulselrabar, Bob Saril dalam konferensi pers di aula PLN lantai 1, Kamis (22/6).

Aris mengatakan di hari raya nanti beban listrik di wilayah Sulsel dan Sulbar pasti menurun. Hal ini mengacu pada hari lebaran di tahun-tahun sebelumnya. Menurunnya beban listrik ini dikarenakan tutupnya kantor-kantor dan industri yang biasanya beroprasi pada hari biasa.

Untuk itu, Aris meyakini pasokan listrik pada lebaran nanti aman. Jika terjadi pemadaman, maka hal tersebut dikarenakan kendala teknis yang tak bisa terhindarkan. Bukan karena kurangnya pasokan listrik. ”Kami berharap ketersediaan tenaga listrik saat lebaran cukup sehingga masyarakat dapat menikmati hari raya dengan nyaman,” kata Aris.

Guna menjaga keamanan pasokan listrik pada saat lebaran nanti di wilayah Sulselrabar, kata GM PLN Sulselrabar, Bob Saril, pihaknya sudah menyiapkan prosedur operasi siaga dengan menyiapkan piket pemeliharaan/perbaikan gangguan (24 jam). Selain itu, juga menyiapkan genset di lokasi-lokasi strategis. PLN Wilayah Sulselrabar juga telah menyiapkan Posko Siaga Idul Fitri yang siap melayani mulai tanggal 10 Juni 2017 sampai 11 Juli 2017. Posko Siaga ini memiliki kesiapan personel dan antisipasi kelistrikan berupa genset dan Unit Gardu Bergerak (UGB). (nugroho)

loading...
Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top