Metro

IKA FH UMI 92 Halal Bihalal

HARMONIS- Ikatan persaudaraan yang begitu kental tercipta di acara halal bihalal IKA FH UMI 92 Makassar.

 

MAKASSAR, BKM — Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (FH UMI) angkatan 92 mengelar halal bihalal di Hotel Rency Panakukang, Jumat (30/6) malam.

Halal bihalal yang dihadiri puluhan alumni FH 92 menampilkan ustadz HM Fahri Jawad. Dalam tausiyahnya, ustadz HM Fahri Jawad menegaskan jika halal bihalal itu tidak ada dalam Alquran namun sangat penting dan perlu dilakukan dalam mempererat silaturahim.

“Halal bihalal dalam Alquran itu dibahasakan yang memberi tangan dan berjabat tangan. Tidak halal bagi muslim bila selama tiga hari baku bombe’. Jadi mari memaafkan dan saling berjabat tangan sehingga dosa di antara muslim itu lebur. Inti halal bihalal itu adalah bagaimana kita saling maaf memaafkan,” jelas ustadz HM Fahri Jawad yangbjuga alumni FH UMI angkatan 88.

Efendi, alumni FH UMI 92 yang juga Kajari Pidie Aceh mengatakan, sebagai alumni dirinya sangat bersyukur dan bangga mempunyai teman-teman yang betul-betul sampai sekarang menjaga silaturahim sehingga kegiatan-kegiatan seperti ini harus terus dijalin.

” Dengan kegiatan ini akan memberikan manfaat baik kepada alumni secara khusus maupun kepada seluruh alumni FH UMI dan ini satu hal yang baik karena mempererat tali silaturahim yang sejalan dengan visi misi UMI sebagai universitas yang mengedepankan dakwah dan ukhuwah yang bermanfaat bagi umat manusia dan bagi seluruh masyarakat di Indonesia. Hikmah halal bihalal ini juga bisa memicu kecerdasan emosional, kecerdasan sedekah, kecerdasan berpikir, kecerdasan spiritual yang tentunya lebih meningkatkan iman dan takwa kita,” jelas Efendi.

Hal senada dikatakan Capunk, salah satu alumni FH 92. Capunk menilai halal bihalal ini makin memupuk kebersamaan para alumni sehingga semakin kokoh meski para alumni telah saling berjauhan disebabkan tugas dan pengabdian kepada negara dan bangsa. (sar)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top