Sulselbar

Jaksa Bidik Kasus Dugaan Penyelewengan ADD di Bungoro

Firmansyah Subhan

 

PANGKEP, BKM– Kejaksaan Negeri Pangkep kembali membidik kasus alokasi dana desa(ADD) salah satu desa di Kecamatan Bungoro. Saat ini jaksa sedang melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) sehubungan dengan beberapa masalah yang tidak sesuai antara fakta dilapangan dengan pelaporan ADD.

Hal ini dijelaskan Kepala Kejaksaan Negeri Pangkep Firmansyah Subhan, SH,MH saat dihubungi baru-baru ini. Dia menyebutkan, aparat desa sangat rentan dengan masalah demikian karena tidak bekerja secara profesional dan tidak sedikit diantaranya sangat lemah dalam penyusunan pelaporan pertanggungjawaban. “Padahal semestinya ADD minim masalah karena setiap desa memiliki pendamping, ” kata Firmansyah.

Firmansyah sendiri belum memberikan keterangan lebih rinci karena pihaknya masih melakukan pengumpulan bahan dan keterangan. Besaran ADD Rp 2 Milyar setiap desa di Pangkep boleh jadi sebagai nilai incaran, yang kemudian mendorong terjadinya penyalahgunaan wewenang.

“Sebagai contoh ada desa sudah menyelesaikan sarana fisik, namun tidak disertai dengan pelaporan yang lengkap.Disamping itu ada juga pelaksana ADD mencantumkan dalam laporan tentang pembelian meteran listrik ,” terangnya. (udi)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top