Sulselbar

Begini Ritual Maccera Tappareng Nelayan WetteE di Danau Sidenreng

SUASANA Maccera Tappareng yang dilaksanakan nelayan WetteE di Danau Sidenreng, Minggu (2/7).

SIDRAP, BKM — Ratusan nelayan di WetteE, Sidrap, berkumpul di Danau Sirenreng, Minggu (2/7). Mereka menggelar ritual maccera tappareng.

Banjir dengan kedalaman hingga lima meter di wilayah selatan Sidrap itu, tak menyurutkan semangat mereka untuk mengikuti acara ritual tahunan tersebut. Tradisi yang merupakan warisan dari leluhur mereka itu, dimaksudkan agar terhindar dari marabahaya serta untuk menjaga keselamatan kampung.
Seperti biasa, warga nelayan itu lebih awal melakukan ritual selama tiga hari tiga malam di rumah Matoa Pakkaja, sebutan orang yang dituakan di WetteE. Ada yang menyembelih kambing. Ada yang menyiapkan sesajian dari hasil bumi sebagai bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta Alam semesta.
Tak hanya itu, dalam ritual itu, sekelompok nelayan memainkan musik tradisional dengan diiringi tarian-tarian oleh para ibu-ibu muda serta gadis WetteE. Jalannya ritual dipimpin Matoa Pakkaja, sesepuh yang dianggap mengetahui seluk beluk danau. Dimulai dengan melepas tujuh ekor ayam serta sesajian ke danau.
Matoa Pakkaja mengatakan, sesi pelepasan tujuh ekor ayam serta sesajian ke danau itu merupakan syarat mutlak dalam ritua maccera tappareng itu, “Itu harus. Tidak boleh tidak,” ujar Matoa Pakkaja, kemarin.
Dikatakannya, ritual tersebut sudah menjadi bagian dari masyarakat WetteE. Nelayan di WetteE, sebutnya, pantang turun menangkap ikan selama tiga hari pascaritual itu.
Hadir dalam acara ini Kapolres Sidrap AKBP Witarsa Aji, Camat Panca Lautang Andi Baso, Kapolsek Panca Lautang Jaknea Tatuil, Kepala  Kelurahan Wette’e Ridwan, serta sejumlah tetamu.
Camat Panca Lautang Andi Baso, mengapresiasi terus dilaksanakannya tradisi dan budaya oleh para nelayan Wette’e. Ia berharap warisan leluhuir ini terus dipertahankan. (ady)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top