Metro

Akreditasi Institusi A, Karya Monumental Rektor UNM

Prof Dr Andi Agustang,MSi

MAKASSAR, BKM — Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Dr H Husain Syam,MTP telah mencatat salah satu karya monumental dalam sejarah perjalanan kampus, yakni dengan meraih status Akreditasi Institusi nilai A dari BAN-PT dengan Surat Keputusan No.1465/SK/BAN-PT/Akred/PT/V/2017.
Pencapaian itu direspons dengan baik Ketua Program Studi (Prodi) S3 Sosiologi Program Pascasarjana (PPS) UNM, Prof Dr Andi Agustang,MSi. Menurut pria asal Bone ini, pencapaian status akreditasi menjadikan kampus UNM semakin diperhitungkan.
”Apalagi PTN dengan nilai akreditasi institusi A masih dihitung sebelah jari tangan di wilayah Kawasan Timur Indonesia,” tegas penyandang gelar adat Puto Sabang dari komunitas masyarakat Kajang ini.
Salah satu kesuksesan rektor UNM ini menatakelolah kampus hingga memenuhi kriteria akreditasi institusi A, menurut Agustang, yakni ia tidak tanggung-tanggung mengeluarkan dana untuk kepentingan capaian akreditasi institusi.
‘’Saya yakin, atas keterbukaan beliau menerima saran dari pihak manapun dan juga selalu memperhatikan bawahannya, maka tidak terlalu lama UNM akan setara dengan kampus yang sudah lama berjaya di Pulau Jawa,” tandas salah seorang staf ahli Mediasi Centre Kantor Gubernur Sulsel ini.
Kepedulian tata kelolah akademik dan tata kelolah administrasi, serta keuangan menjadi perhatian utama, menurut profesor pertama alumni SMAN Mare, Bone ini ditunjang oleh jaringan rektor di luar institusi. ”Hal ini akan mempercepat loncatan UNM menuju kejayaannya,” tegas doktor sosiologi antropologi PPs-Unpad Bandung ini.
Rektor UNM, dinilainya sangat paham toeri Maslow dalam menggerakkan orang. Sehingga tim kerja peningkatan kualitas lembaga juga bekerja secara baik dan telaten. ”Sejak dari awal Prof Husain, senantiasa bersemangat membuat civitas akademika lebih baik dan lebih sejahtera,” kata Prof AA, sapaan akrabnya. (rls)

loading...
Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top