Sulselbar

Legislator Torut Bahas Ranperda 28 Kelurahan

Paulus Tangke

 

RANTEPAO, BKM–Sebanyak 28 kelurahan di Toraja Utara diusulkan kembali menjadi desa atau lembang. Hal ini dibuktikan Pemerintah Daerah (Pemda) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Toraja Utara saat membahas Ranperda tersebut.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Paulus Tangke kepada “BKM” Selasa (5/7), mengatakan, alasan 28 kelurahan diusulkan menjadi Lembang (Desa) karena wilayah administrasinya belum layak. Demikian pula masih kurangnya jumlah penduduk dan fasilitas lainnya, termasuk transportasi dan infta struktur jalan.

Dijelaskan Paulus Tangke, perubahan status kelurahan menjadi lembang atau desa, sangat dimungkinkan. Itu sesuai Undang-undang Nomor 6 tahun 2014, maupun peraturan pemerintah (PP) nomor 43 tentang penataan desa, maupun Peraturan Menteri Dalam Negeri (gus).

“Ranperda ini sudah dua tahun diusulkan pemerintah, tetapi baru kita bahas sekarang, karena waktu mau dibahas tahun lalu, ditunda berdasarkan saran dari PMD Kemendagri. Itu hari waktu konsultasi ke sana, kita disarankan menunggu Permendagri yang baru. Nah, sekarang sudah ada Permendagri yang baru sehingga kita bahas lebih lanjut Ranperda ini,” urai Paulus. Dia mengatakan, alasan utama perubahan status 28 kelurahan di Toraja Utara menjadi Lembang (desa), karena wilayah-wilayah ini belum memenuhi syarat administrasi kelurahan. (agus)

 

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top