Gojentakmapan

Tes Urine, CJH Didampingi Perawat

TES URINE - Para calon jamaah haji Gowa yang perempuan saat menjalani tes urine untuk mengecek kehamilan di Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa.

 

GOWA, BKM — Pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) untuk kloter pertama Kabupaten Gowa dimulai 30 Juli mendatang. CJH Gowa berjumlah 605 orang ini, kini menjalani tes kesehatan yang dilakukan Dinas Kesehatan Gowa di Jl Ir Sutami, Sungguminasa, Selasa (4/7) mulai pukul 08.00 Wita.

Pemeriksaan kesehatan yang diagendakan selama tiga hari itu dilakukan Dinkes secara bertahap masing-masing dalam perhari sebanyak 200 orang lebih. ” Iya kita lakukan pemeriksaan selama tiga hari dan per hari itu sebanyak 200-an orang terlayani. Untuk hari ini kita layani calon jamaah dari Kecamatan Somba Opu, Bontonompo, Bontonompo Selatan serta Tinggimoncong,” jelas Siti Sarah, Kasi Pemberantasan Penyakit tidak Menular dan Kesehatan Jiwa pada Bidang Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit Dinkes Gowa.

Dijelaskannya, pemeriksaan kepada calon jamaah haji ini dilakukan secara konfrehensif atau check up lengkap meliputi tes urine, tes kehamilan, pemeriksaan laboratorium, pemberian vaksin Minginitis dan rangkaian pemeriksaan kesehatan lainnya.

Khusus pemeriksaan kehamilan bagi calon jamaah perempuan dilakukan secara ketat untuk menghindari adanya CJH hamil yang lolos berangkat. Dalam aturannya, tidak dibolehkan.ada calon jamaah berangkat dalam keadaan hamil. “Makanya pemeriksaan urine mereka diawasi ketat perawat. Para calon jamaah perempuan saat pengambilan urine harus didampingi perawat. Ini untuk menghindari adanya upaya calon jamaah mengelabui hasil urine dengan memberikan urine orang lain semisal urine suaminya,” jelas Sarah.

Pemeriksaan urine ini ketat seperti ditambahkan Kadis Kesehatan Gowa, dr H Hasanuddin di sela memantau kegiatan pemeriksaan, karena tidak dibolehkan seorang jamaah yang sedang hamil baik hamil muda maupun usia kandungan sudah tua ikut berhaji. (sar)

loading...
Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top