Sulselbar

Waduh….Dituding Cium Istri Orang, Oknum Polisi Dianiaya

 

LUTIM, BKM — Oknum anggota kepolisian berinisial SU jadi korban penganiayaan. Penyebabnya, SU dituding mencium seorang wanita berinisial SF yang masih berstatus istri orang, Selasa (4/7) pukul 22.30 wita.

Informasi yang dihimpun BKM, oknum anggota polisi berpangkat Aiptu ini tepergok oleh NS, suami wanita SF saat berduaan di dalam mobil milik SU di Jalan Penghubung Desa Tarengge – Desa Cendana Hijau, Kecamatan Wotu.

Bukan hanya itu, SU juga terlihat oleh NS mencium SF saat menyorot mobil SU dengan menggunakan lampu sorot mobilnya. Akibatnya, emosi NS memucak dan langsung membuka pintu mobil serta menarik SU dari dalam mobil tersebut. Kala itu, NS memukuli wajah SU.

“Saya sangat emosi pak karena melihat langsung istri saya dicium oleh pria lain. Lelaki mana yang tidak sakit coba?. Istri saya juga ikut saya pukuli karena mencoba melerai saya,” ungkap NS yang mengaku sudah melaporkan masalah ini ke Polsek Wotu.

Awalnya, cerita NS, istrinya SF keluar dari dalam rumah sekitar pukul 21.00 wita. SF sempat pamit dengan dirinya dengan alasan penting. Hanya saja, kecurigaan muncul sehingga sang suami membuntuti istrinya.

“Saya sempat kehilangan jejak tetapi saya terus menelusuri jalan yang saya perkirakan dilaluinya. Tiba – tiba saya melihat motor istri saya terparkir di rumah salah seorang warga. Saya semakin curiga dan tetap menunggu,” ungkap NS.

Berselang kemudian, lanjut NS, mobil milik oknum polisi SR muncul mengantar SF untuk kembali mengambil motornya. “Lampu sorot mobil saya langsung saya nyalakan dan melihat secara langsung SR menciumi istri saya di dalam mobil,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Wotu, AKP Jamal Anshar yang dikonfirmasi, Rabu (4/7) membenarkan adanya warga yang melapor soal kejadian tersebut. Hanya saja, kasus ini sudah ditangani oleh Polres Luwu Timur. “Kasus ini sudah ada di Propam,” ungkap Jamal. (alpian alwi)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top