Berita

IRT Ini Dipeluk dari Belakang Lalu Ditikam Dua Kali

Hasnah saat menjalani perawatan intensif di RS Lasinrang setelah ditikam pria tak dikenal, Jumat (7/7)

PINRANG, BKM — Belum diketahui pasti apa musabab motif penikaman seoran Ibu Ruma Tangga (IRT) bernama Hasnah (48).

Warga jalan Ahmad Yani, Kelurahan Pacongang Kecamatan Paleteang Kabupaten Pinrang ini terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit Lasinrang, Jumat (7/7).

Pasalnya, tanpa diduga, dirinya menjadi korban penikaman oleh seorang lelaki tak dikenal (OTK).

Ceritanya oknum pelaku sebelum menikam korban, terlebih dahulu mampir ke warung kelontong milik korban, Jumat (7/7) pagi.

Saat itu, jarum jam menunjukkan waktu, pukul 08.30 Wita. Pelaku singgah ke warung korban dengan maksud hendak membeli rokok dan sampo.

Saat korban hendak mengambil barang yang dibutuhkan pelaku, tiba-tiba, korban dipeluk dari belakang dan ditikam pelaku.

Akibatnya, korban mendapat luka tikaman sebanyak dua kali yang mengenai punggung sebelah kiri dan pinggang sebelah kanan.

Mendapat tikaman mendadak, korban jatuh tersungkur berlumuran darah. Sementara pelaku langsung kabur dengan sepeda motor tanpa diketahui plat nomornya.

Beruntung, nyawa Hasnah masih terselamatkan karena teriakannya didengar saksi yang juga tetangga korban. Spontan, Hasnah langsung dilarikan ke rumah sakit dengan lumuran darah.

Sementara laporan keluarga korban langsung ditindaklanjuti polisi. Polisi mengorek keterangan saksi-saksi di TKP.

Polisi berhasil mengantongi identitas pelaku. Adapun ciri-cirinya diketahui bertubuh besar, pendek, berkulit hitam dan rambut agak panjang.

Dari dasar keterangan itu, dua terduga pelaku berhasil diamankan.

Kapolres Pinrang, AKBP Adhi Purboyo melalui Kasat Reskrim, AKP Muhammad Nasir yang dikonfirmasi, Jumat (7/7), membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Dari hasil penyelidikan di TKP, identitas pelaku akhirnya berhasil kami kantongi. Dua pelaku telah berhasil kami tangkap, dan saat ini masih dalam pengembangan untuk mengungkap motifnya,” jelas Nasir via selulernya sesaat lalu.

Mengenai identitas pelaku , kata Nasir belum bisa dibeberkan dengan alasan masih dalam pengembangan. (ady)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top