Gojentakmapan

Viral, Kapolsek Berikan Bajunya ke Pengendara Motor yang Basah Kuyup

TINDAKAN Kapolsek Manuju, Iptu Hasan Fadlhyh yang memberikan baju kaosnya kepada seorang pengendara motor yang basah kuyup jadi viral di media sosial..

GOWA, BKM — Aksi terpuji diperlihatkan seorang aparat kepolisian di wilayah Kabupaten Gowa. Dia adalah Iptu Hasan Fadhlyh, Kapolsek Manuju.
Kala itu, saat melakukan penertiban penggunaan helm di depan pos polisi Manuju, melintas seorang pengendara sepeda motor yang berasal dari Desa Bilaya, Kecamatan Pattallassang. Pengendara itu kebetulan pula terjaring penertiban akibat pelanggarannya tidak mengenakan helm pengaman.
Suasana penertiban yang diwarnai hujan deras itu, praktis membuat sejumlah pengendara kebasahan. Termasuk pemotor dari Bilaya itu. Dia basah kuyup.
Kondisi ini menggugah perasaan kapolsek yang masih berusia muda ini. Aalu apa yang dilakukan Iptu Hasan di sela memberikan sanksi atas pelanggaran yang dilakukan pemuda tak berhelm itu?
Ternyata, dengan sigap Iptu Hasan membuka seragamnya lalu mengeluarkan baju kaos yang digunakannya sebagai dalaman. Baju kaos itu lalu diberikan kepada si pemuda untuk dipakai menggantikan bajunya yang basah.
Usai memberikan baju kaosnya itu, Kapolsek Manuju lalu memberikan pembinaan kepada pemuda tersebut untuk melengkapi kendaraannya. Termasuk memberikan pengertian agar taat dalam berlalulintas, khususnya menggunakan helm demi keselamatan diri di perjalanan.
Aksi kapolsek ini mengundang simpati dari orang tua si pemuda yang dibonceng sang anak. ”Saya akan kenang peristiwa ini. Sungguh baik pak polisi itu,” ujarnya.
Apa yang dilakukan Iptu Hasan ternyata direkam oleh seseorang, untuk kemudian diunggah di media sosial. Hasilnya, video itupun viral.

Kapolsek Manuju, Iptu Hasan Fadlhyh mengatakan, apa yang dilakukannya itu bukan sekadar gagah-gagahan. Melainkan karena memang merasa kasihan terhadap kondisi pemuda yang sedang basah kuyup tersebut.

“Dia itu manusia. Meski melanggar lalulintas, namun di saat dia kedinginan begitu tetap kita harus tolong. Baju kaos itu apalah artinya dibanding pemuda itu kedinginan karena kehujanan,” kata Iptu Hasan diantara anggotanya. (sar)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top