Kriminal

Begal Marak di Biringkanaya. Warga: Polisi Jangan Tidur

KORBAN--Farahdiba (30) korban begal tergolek lemas di RS Tajuddin Chalid, Daya Makassar.

MAKASSAR, BKM — Aksi begal kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Biringkanaya, Makassar. Bahkan kejahatan jalanan yang menjadi momok menakutkan itu, kini merambah ke kawasan perumahan.

Seperti yang dialami Warga Kompleks Hartaco Indah, Andi Farahdiba (30). Dia menjadi korban begal di kawasan Perumahan Delta Mas, Jalan Berua Raya, Kecamatan Biringkanaya, Minggu (9/7) sekitar Pukul 22.00 WITA.

Informasi di TKP menyebutkan, korban yang juga staf pegawai kantor kecamatan Biringkanaya, sendiri mengendarai motor Suzuki Smash DD 2901 UT dari arah Jalan Berua menuju rumahnya Kompleks Hartaco Indah.

Diperjalanan, korban berhenti di sekitar perumahan Delta Mas. Dia kemudian mengangkat telepon dan berbincang dari telepon selularnya. Saat itulah, dua pelaku berboncengan motor langsung menyambar HP korban.

Korban tidak tinggal diam, ibu dua anak itu kemudian mengejar pelaku dan menabrakkan motornya ke motor pelaku dari belakang. Namun korban tak berdaya, dia jatuh dan terpental ke jalan. Pelaku pun lolos dan berhasil membawa kabur HP korban.

Akibatnya korban mengalami beberapa luka memar di wajah, kaki dan tangannya. Korban sempat kritis dan tak sadarkan diri saat diperjalanan dari TKP ke RS Tajuddin Chalid.

“Saya di jambret dekat perumahan Delta Mas. Malam itu saya mau pulang ke rumah, tapi saya singgah di pinggir jalan, mau mengangkat telpon teman. Pas waktu mau bicara di telepon, mereka langsung merampas HPku,” kata korban yang saat ini dirawat di RS Tajuddin Chalid Daya Makassar.

Menurut korban, pelaku dua orang berboncengan motor, menggunakan helm tertutup. Mereka membawa parang yang diselip di punggungnya.

“Saya lihat mereka bawa parang, yang diselipkan di punggungnya. Untungnya saya tidak di parangi’ji’,” tutur korban.

Jamaluddin (47), warga Kompleks Delta Mas berharap kepada aparat Polsek Biringkanaya khususnya para personil Binmas dan Babinsa agar selalu sigap, dan proaktif mendeteksi gangguan Kantibmas di Berua dan sekitarnya. Sebab di jalan poros Berua itu sangat rawat aksi begal. Bahkan pelakunya tidak segan-segan melukai korbannya.

“Sudah seringmi disitu terjadi aksi begal, ibu Farahdibah itu korban yang kesekian kalinya. Kami resah dengan sangat tidak nyaman dengan maraknya kejahatan jalanan di lingkungan kami,” kata Jamaluddin.

“Tolong, polisi jangan tidur. Kami ini warga sangat tidak nyaman dan terancam dengan maraknya pelaku begal berkeliaran di daerah ini,” cetusnya.

Kapolsek Biringkanaya, Kompol Nugraha Pamungkas SIK yang dikonfirmasi terkait kasus tersebut mengatakan, pihaknya sudah merima laporan dari korban, dan sudah mengetahui ciri-ciri pelaku.

“Kita sudah tahu ciri-ciri kedua pelaku, dan sementara dilakukan pengejaran. Malam kejadian itu juga anggota kami di TKP dan berupaya mengejar pelaku,” kata Nugraha. Kapolsek berjanji dalam waktu tidak terlalu lama, pihaknya akan menangkap kedua pelaku begal. (darwin)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top