Gojentakmapan

CJH Gowa Didominasi Usia Uzur

PERIKSA- Sejumlah CJH saat melakukan pemeriksaan lengkap di kantor Dinas Kesehatan Gowa.

 

GOWA, BKM — 605 Calon Jamaah Haji (CJH) Gowa yang akan berangkat berhaji tahun ini terbagi dalam tiga kelompok terbang (kloter). Tiga kloter untuk Gowa yakni Kloter 5, Kloter 33 dan Kloter 35.

Kloter 5 adalah kloter penuh Gowa dengan junlah CJH sebanyak 450 orang, selebihnya disebar di Kloter 33 dan 35. Untuk Kloter 5 mulai masuk asrama haji di Sudiang Makasar pada 30 Juli mendatang. Dari kloter pertama Gowa ini rata-rata CJH yang ada berusia uzur antara 50-70an tahun.

Hal ini dibenarkan Kepala Kantor Kemenag RI Gowa, H Anwar Abubakar. Saat dihubungi via ponselnya, Senin (10/7) siang, Anwar mengatakan dari 605 CJH yang terbagi dalam tiga kloter itu didominasi perempuan serta usia lanjut antara umur 50-70an tahun. “Yah lebih dominan perempuan serta rata-rata umur 50-70an tahun,” kata Kakan Kemenag Gowa.

Terpisah, Kasubag Tata Usaha Kemenag Gowa, H Jamaris Khalik merincikan bahwa dari 605 CJH Gowa, lakilaki sebanyak 190 orang dan perempuan 415 orang.

“47 persen jamaah usia lanjut di atas 50 tahun. Kloter 5 sebanyak 450 orang, kloter 33 sebanyak 95 orang dan kloter 35 sebanyak 60 orang,” kata Jamaris.

Sementara itu terkait usia lanjut, Kadis Kesehatan Gowa, dr H Hasanuddin yang dikonfirmasi via ponsel kemarin juga membenarkan jika CJH yang menjalani pemeriksaan rata-rata usia di atas 50 tahunan. Namun menurut dr H Hasanuddin
berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan pihaknya selama tiga hari di Dinkes, tidak ditemukan adanya CJH yang memiliki riwayat penyakit risiko tinggi.

“Hasil pemeriksaan seluruh CJH bagus, termasuk hasil pemeriksaan urine CJH perempuan usia produktif tidak ditemukan ada yang sedang hamil. Kini CJH yang belum melakukan pemeriksaan dan sekarang menjalani pemeriksaan itu junlahnya sisa lima orang. Mereka terlambat karena sesuatu hal antara lain tempat tinggalnya jauh dari kota dan ada juga yang karena sibuk sehingga baru bisa melakukan pemeriksaan lengkap itu,” jelas Kadis Kesehatan. (sar)

loading...
Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top