Berita

Beautiful Malino, Festival ‘Ala’ Pasadena California

 

GOWA, BKM — The Rose Parade merupakan ajang pawai bunga yang digelar setiap tahun baru di Pasadena, California. Namun tidak usah jauh-jauh mimpi bisa ke Pasadena, cukup ke Malino, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulsel saja sebab di kota kecil yang sejuk ini festival yang sama akan dijumpai. Tanggal 15 Juli parade ini digelar.

Festival yang dikemas dalam bentuk Parade Bunga ini merupakan terobosan baru Pemkab Gowa dalam mengembangkan Malino sebagai kawasan wisata yang sangat potensial bukan hanya di Sulsel tapi di Indonesia.

Kabag Humas dan Kerjasama Setkab Gowa, Abdullah Sirajuddin, Selasa (11/7) sore mengatakan, kegiatan Beautiful Malino ini merupakan konsep inovasi yang ditelorkan Pemkab Gowa dalam mempromosikan wisata potensial yang ada di Gowa khususnya di Malino.

“Kota wisata Malino sudah dikenal orang luar sejak tahun 1927 di saat Indonesia masih dalam posisi terjajah. Kini sejak Indonesia merdeka, Malino semakin berkembang dan hingga kini sudah menjadi kunjungan bagi wisatawan mancanegara maupun domestik. Dilakukannya Beautiful Malino ini sebagai wujud komitmen Pemkab Gowa untuk menjadikan Gowa sebagai salah satu kabupaten yang dikenal secara nasional,” kata Abdullah.

Abdullah pun mengajak seluruh masyarakat Gowa untuk berpartisipasi mendukung perhelatan kepariwisataan ini agar harapan Pemkab Gowa menjadikan Gowa sebagai destinasi wisata nasional bisa terwujud. Harapan itu pula bersambut ketika Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menemui Gubernur Sulsel, H Syahrul Yasin Limpo untuk beraudiens terkait perhelatan Beautiful Malino tersebut, kemarin siang di kantor Pemprov Sulsel.

Saat pertemuan itulah, Syahrul memerintahkan Kadis Pariwisata Sulsel, Mussaffar Syah untuk memasukkan event Beautiful Malino dalam Calender Of Event Pemprov Sulsel seperti halnya Takabonerate Island.

“Beautiful Malino ini dimasukkan dalam Calender of Event Pemerintah Provinsi Sulsel. Event ini sudah sejalan dengan perencanaan pariwisata kita. Event ini saya kira jadi industri. Industri jasa dan pelayanan,” kata Syahrul.

Gubernur dua periode ini juga meminta beautiful Malino dikaitkan dengan budaya dan religi. “Tapi yang bagus dari event ini, karena Gowa memang dekat. Tapi mesti ada ledakan,” kata Syahrul.

Adnan mengatakan, pihaknya sudah koordinasikan event ini dengan Kementerian Pariwisata. “Kita sengaja launcing tahun ini, supaya sesuai target tiga tahun kemudian, saat infrastruktur jalan sudah selesai, event sudah dapat kalender pariwisata nasional,” terangnya.

Event yang digelar 14-15 Juli ini sendiri akan merangkum berbagai kegiatan. Seperti seminar dan pameran budaya, lari lintas alam, sepeda gunung, bincang budaya, parade bunga, festival musik, summer camp. (sar)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top