Metro

Jokowi akan Resmikan Pasar Rakyat Maros. SYL Tinjau Kesiapan Lokasi

TINJAU--Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo meninjau Pasar Rakyat Maros Baru di Kecamatan Maros Baru, Rabu (12/7). Kunjungan ini untuk melihat kesiapan di sana. Karena diagendakan Presiden RI Jokowi berkunjung Kamis, (13/7).

 

MAROS, BKM–Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL) meninjau Pasar Rakyat Maros Baru di Kecamatan Maros Baru, Rabu (12/7). Kunjungan ini untuk melihat kesiapan di sana. Karena diagendakan Presiden RI Jokowi berkunjung Kamis, (13/7).

Kunjungan kenegaraan RI 1 di Sulawesi Selatan dalam rangka menghadiri peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) Ke-70 hari ini sekaligus melakukan ground breaking sejumlah PLTB.

“Kepastian dari presiden bahwa besok akan berkunjung dan meresmikan pasar ini baru didapatkan jam 9 tadi malam,” kata SYL.

Selain Pasar Rakyat Maros Baru, Pemprov juga menawarkan kunjungan ke beberapa lokasi seperti Jembatan Fly Over Poros Barru – Bone, Proyek Kereta Api Trans Sulawesi, Makassar New Port dan Kampus Teknik Unhas.

“Ini campur tangan Tuhan sehingga presiden memilih Maros. Mungkin Bupati Maros, Pak Hatta bertelepati ke presiden, ini bentuk apresiasi ke Maros,” sebut SYL sambil tersenyum ke arah Bupati Maros Hatta Rahman yang ditemui di Pasar yang baru dibuka 13 Juni lalu ini.

Sementara itu, Bupati Maros, Hatta Rahman mengungkapkan rasa senang, daerahnya akan dikunjungi.
“Kami senang, ini apresiasi dan menjadi spirit untuk kami, apa yang kami buat mendapat perhatian. Maros sudah siap,” ujar Hatta.

Menurut Hatta, persiapannya cuma sehari, kios dan pedagang sudah ada. Walaupun listrik dan air menjadi perhatian untuk diperbaiki.

Paulina Lili selaku Kepala Pasar Rakyat Maros Baru mengatakan persiapan instensif dilakukan, “Ini kami sedang beres-beres, melakukan evaluasi pedagang. Kami juga baru dapat info jam 11 malam tadi,” sebutnya.

Pasar ini seluas satu hektare, memiliki 278 unit ruangan, terdiri dari 44 unit kios, 98 lods, lapak kering 56, lapak basah 40, sisanya gedung, ruangan pengelola, musholla, toilet dan ruang menyusui serta ruangan merekok. (*)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top