Berita

Paranoid, Lelaki Ini Nekat Parangi Tetangganya

H Bahtiar dirawat di RS Lasinrang setelah diparangi tetangganya sore tadi.

PINRANG, BKM — Diduga sering berhalusinasi akibat seringnya mengonsumsi narkoba, Saleh (24) nekat memarangi tetangganya sendiri H. Bahtiar (49), Jumat (14/7). H Bahtiar pun terkapar dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Belum diketahui pasti apa motif perselisihan kedua warga jalan Ahmad Yani kelurahan Pacongan, kecamatan Paleteang Kabupaten Pinrang ini.

Informasi di lapangan menyebutkan penganiayaan ini bermula ketika pelaku Saleh menghadang korban yang baru saja pulang dari salat Ashar di masjid sekitar pukul 16.00 Wita.

Tiba-tiba Saleh yang juga residivis pecandu narkoba ini melayangkan parang ke tubuh korban.

Akibat serangan mendadak itu, Bahtiar mengalami 3 luka tebasan menganga di bagian kepala serta luka robek di pundaknya.

Sementara Saleh usai menebas korban langsung kabur meninggalkan korban yang berlumuran darah.

Korban saat ini kondisinya masih terbaring kritis di RS Lasinrang kabupaten Pinrang.

Sementara beberapa jam usai menganiaya korban, pelaku menyerahkan diri setelah polisi melakukan persuasif kepada pihak keluarga pelaku.

Kapolres Pinrang AKBP Adhi Purboyo melalui Kasat Reskrim Muh Nasir, SH membenarkan kasus penganiayaan bertetangga tersebut.

“Tersangka menyerahkan diri dan diantar keluarganya. Hasil interogasi, diketahui pelaku paranoid dan sering berhalusinasi jika korban mengguna-gunai ayah pelaku, “ucap AKP nasir dikonfirmasi selulernya sesaat lalu.

Menurutnya, Saleh merupakan diketahui adalah pecandu narkoba karena catatan polisi, tersangka Saleh seorang residivis pecandu narkoba.

“Dia sering keluar masuk penjara di Pinrang karena kasus narkoba. Diduga pengaruh narkoba dia sering berhalusinasi dan dihantui pikiran negatif. Makanya dia membenci korban karena korban akan membunuh bapaknya,”lontarnya.

Nasir menambahkan antara Pekaku dan korban tidak memiliki masalah atau perselisihan selama ini. Itu dibenarkan oleh pihak keluarga korban maupun pelaku.

Kasus ini masih terus didalami polisi dan rencananya pelaku juga akan dites urine apakah yang bersangkutan terbukti positif mengonsumsi narkoba atau tidak. (ady)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top