Sulselbar

Kasus Korupsi Dana Desa Pongkeru Bergulir di Polisi

LUTIM, BKM — Penyidik Kepolisian Resor (Polres) Luwu Timur masih terus mendalami kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) Pongkeru, Kecamatan Malili tahun anggaran 2016 lalu. Kasus ini telah menyeret nama Kepala Desa (Kades) Pongkeru, Muh Syahrir.

Informasi yang dihimpun, sejumlah kegiatan tahun anggaran 2016 di desa Pongkeru, Malili ini diduga bermasalah. Seperti, penataan halaman aula kantor desa dengan anggaran senilai Rp19 juta telah dicairkan namun fisiknya tidak ada.

Selain itu, kegiatan pembangunan air bersih dengan anggaran senilai Rp250 juta dan pembangunan jaringan air bersih senilai Rp106 juta. Kedua kegiatan ini juga telah dicairkan namun diduga fisik yang terealisasi hanya satu kegiatan saja.

Kapolres Luwu Timur, AKBP Parojahan Simanjuntak melalui Kepala Satuan (Kasat) Reskrim, Iptu Akbar Andi Malloroang yang ditemui awak media, Senin (17/7) membenarkan telah menelurusi dana desa Pongkeru 2016 lalu.

Pihak penyidik, kata Akbar, telah memanggil Kepala Desa, Muh Syahrir, bendahara desa serta pihak terkait untuk dimintai keterangan. Oleh karena itu, kasus dugaan korupsi desa Pongkeru saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

Sementara itu, Kepala Desa Pongkeru, Muh Syahrir yang dikonfirmasi sejumlah awak media melalui via telepon, Senin (17/7) kemarin tidak berhasil. Handphone milik pribadinya aktif namun tidak dijawab. (alpian alwi)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top