Metro

KPI FDK Prodi Pertama di UIN Buka Program S2

ASNI Djamareng (kiri duduk), bersama Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Alauddin Prof Aisyah Kara,PhD (kanan duduk) dan para dosen FDK UIN Alauddin.

MAKASSAR, BKM — Di masa kepemimpinan Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin, Dr H Abd Rasyid Masri, program studi (prodi) Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) mencatat sejarah baru. Prodi ini yang pertama diberi izin membuka program S2 KPI di jajaran FDK UIN Alauddin Makassar.
Sekretaris Prodi S1 KPI UIN Alauddin Makassar, Asni Djamareng menyampaikan hal itu di kampusnya Samata, Gowa. Menurutnya, pembukaan program magister KPI merupakan pencapaian kinerja dari dekan dan seluruh civitas akademika kampus.
”Izin operasional S2 yang dikeluarkan pemerintah di masa kepemimpinan dekan Rasyid Masri, sekaligus merupakan prestasi monumental yang bakal diingat sepanjang masa,’ ‘tandas kandidat doktor manajemen komunikasi PPs-UMI Makassar ini.
Saat ini FDK membina tujuh program studi. Semua prodi mendapat akreditasi dari BAN- PT. Masing-masing prodi Manajemen Dakwah, Jurnalistik, Komunikasi dan Penyiaran Islam(KPI).
”Prodi lainnya, Bimbingan Penyuluhan Islam(BPI), Ilmu Komunikasi, Kesejahteraan Sosial serta satu prodi baru Manajemen Haji dan Umrah,” tegas magister komunikasi PPs-Unhas ini.
KPI sejak dari awal senantiasa bertekad merealisasikan visi Dekan FDK UIN Alauddin menjadi pusat kajian ilmu dakwah dan komunikasi yang integratif, transformatif dan kompetitif tahun 2025. ”Sedangkan misi yang diemban adalah menyelenggarakan pendidikan dakwah dan komunikasi Islam, mencerahkan dan mencerdaskan,” kata wanita kelahiran Soppeng ini.
”FDK juga mengembangkan kualitas akademik dalam bidang dakwah dan komunikasi Islam secara profesional, serta mewujudkan sarjana dakwah dan komunikasi Islam yang memiliki kompetensi keilmuan dan akhlakul karimah,” tambah alumni SMAN 200 Soppeng ini. (rls)

loading...
Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top