Sulselbar

Resmob Sidrap Tangkap 3 Bandar Sabu Lintas Daerah, 1 Orang DPO

Tiga bandar sabu dan barang buktinya diamankan di Polres Sidrap.

SIDRAP, BKM — Tim khusus unit Reserse Mobile (Resmob) Satnarkoba Polres Sidrap, berhasil mengungkap peredaran narkoba antar daerah.

Sedikitnya tiga bandar narkoba berhasil diringkus di wilayah hukum Polres Sidrap, Minggu (6/8/2017) malam.

Ketiganya adalah masing-masing, Sultan (32) asal Kolaka, Sabriadi (38) Bone, serta Susanto (27) Bone.

Mereka diamankan di Jalan Poros Sidrap-Soppeng, tepatnya di Desa Allekkuang Kecamatan Maritengngae Sidrap, Sabtu sekira pukul 21.30 Wita.

Polisi menangkap ketiganya dalam perjalanan hendak menuju ke kabupaten Bone.

Ketiganya dipastikan baru saja membeli sabu-sabu di Mr X, salah satu bandar besar narkoba di Desa Allakuang.

Hal itu dikuatkan dengan turut diamankannya satu saset plastik berukuran sedang berisi kristal bening yang diduga sabu-sabu terbungkus kantong plastik berwarna hitam dengan berat kotor 37 gram.

“Yang bersangkutan kami tangkap setelah kami geledah. Kami membuntuti mereka kurang lebih lima jam sebelum kami tahan di jalan dan menggeledahnya,” ujar Kasat Narkoba Polres Sidrap, AKP Indra Waspada Yudha.

Dikatakannya, ketiga terduga menggunakan mobil jenis Toyota Avanza berwarna putih dengan Nomor Polisi (Nopol) DD 1398 BK dari Bone ke Sidrap.

Keberadaan tiga bandar narkoba asal Bone itu, diketahui melalui informasi warga yang curiga melihat gelagaknya. Mendapatkan informasi tersebut, Satnarkoba Polres Sidrap dipimpin Kasat narkoba AKP Indra Waspada Yudha dan Kanit Opsnal, Brigadir Adam Malik langsung terjun ke lokasi dan membuntuti pelaku.

“Setelah memastikan, mobilnya lalu kita hentikan secara paksa dan melakukan penggeledahan terhadap ketiganya,” beber Indra.

Dari hasil penggeledahan itu, polisi menemukan bungkusan hitam berisi sabu-sabu dalam penguasaan salah satu tersangka, Sultan.

Kapolres Sidrap, AKBP Witarsa Aji, membenarkan pengungkapan bisnis narkoba antar daerah itu.

Witarsa menegaskan, pihaknya sedang berupaya mengejar Mr X (DPO) yang langsung kabur meninggalkan rumahnya.

“Sang pemilik barang ini masih kita kejar dan identitasnya sudah kita kantongi. Anggota masih dilapangan mengejar bandar besarnya,” tandas Witarsa Aji. (Ady)

loading...
Comments

Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top