Gojentakmapan

Operasi Tambang Liar, Tim Terpadu Sita Eskavator dan 5 Unit Truk 

Wabup Gowa, H Abd Rauf Malaganni memimpin penertiban tambang liar di Desa Manjapai kecamatan Bontinompo.

GOWA, BKM — Tim Terpadu Peti (Penertiban Penambang Tanpa Izin) Pemkab Gowa menggelar operasi tambang liar di Desa Manjapai kecamatan Bontinompo, Sabtu (12/8/2017) siang.

Operasi yang dipimpin langsung Ketua Tim Terpadu Penertiban Peti, H Abd Rauf Malaganni yang juga Wabup Gowa ini mengamankan satu unit Eskavator dan lima unit truk tambang di area penambangan liar di Dusun Data, Desa Manjapai, Kecamatan Bontonompo, Gowa.

Gebrakan pertama tim terpadu ini cukup menjadi warning bagi penambang liar lainnya untuk berhenti.

“Hari pertama tim terpadu yang dipimpin Pak Wabup membuktikan keseriusan kita untuk menertibkan penambangan tanpa izin ini. Semua barang bukti yakni sebuah excavator dan lima unit truk tambang yang sudah terisi material tambang siap angkut, langsung disita dan diangkut ke tempat pengamanan resmi yakni di kantor Dinas Perhubungan untuk diproses,” kata Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan di sela membuka lomba gerak jalan indah antara instansi di Jl Tumanurung, Sungguminasa sore tadi.

Adnan menegaskan, sesuai komitmen Muspida dalam membentuk tim terpadu ini maka penambang liar yang terjaring penertiban akan diproses hukum sampai Pengadilan.

Sebelumnya, Jumat (11/8) pagi, Bupati Adnan membuka pertemuan besar dengan menghadirkan seluruh 18 camat, 167 lurah dan kepala desa, serta para sekdes, ketua LKMD dan ketua-ketua BPD dalam rangka mensosialisasikan terbentuknya Tim Terpadu Penertiban Peti Gowa yang melibatkan jajaran Pemkab, TNI, Polri, Kejaksaan didalamnya.

Dalam sosialisasi tersebut, bupati mewarning keras aparat pemerintah untuk tidak terlibat dalam penambangan liar baik itu mengelola langsung maupun menerima suap dari pengusaha tambang liar. Bahkan bupati mengancam copot camat atau lurah yang terlibat.Kepala desa juga diwarning sama. Akan diPlt-kan oleh bupati bila terlibat membackingi tambang liar.

Adnan juga memastikan para pelaku yang terlibat di penambangan liar di Dusun Data tersebut akan diproses hingga Pengadilan.

“Tidak ada kompromi. Masalah tambang liar ini sudah sangat meresahkan. Selain merusak lingkungan, juga sudah banyak merusak infrastruktur jalan kabupaten,” tandasnya.

Sebelumnya, pihak Kejaksaan bahkan memastikan siap menggunakan semua pasal yang dilanggar untuk memberatkan hukuman pelaku tambang liar. Seperti ditegaskan Kajari Gowa, Susanto. Susanto menegaskan, pihak Kejaksaan siap memproses para pelaku tambang liar termasuk yang ikut terlibat hingga ke Pengadilan.

“Untuk penambangan liar akan kami proses hingga tingkat pengadilan. Ancaman hukuman hingga 10 tahun,” ujar Susanto. (sar)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top