Sulselbar

BPKP Segera Rampungkan Audit Proyek Rabat Beton Matano

 

LUTIM, BKM — Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) segera merampungkan audit perhitungan kerugian negara pada proyek rabat beton didusun Matano, desa Matano, kabupaten Luwu Timur.

Lembaga auditor negara ini sebelumnya telah turun melakukan perhitungan kerugian negara pada proyek yang menghabiskan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2016 senilai Rp1,9 milyar, tanggal 11 Juli lalu.

Kapolres Luwu Timur, AKBP Parojahan Simanjuntak melalui Kepala Satuan (Kasat) Reserse dan Kriminal (Reskrim), Iptu Akbar A Malloroang mengatakan, BPKP segera merampungkan hasil perhituangan.

Hal itu diketahui, kata Parojahan, setelah pihak penyidik melakukan konfirmasi ke BPKP melalui via telepon tanggal 10 Agustus. “Kemarin saya telepon BPKP, katanya dalam waktu dekat hasil perhitungan sudah jadi,” urainya.

Menurut Parojahan, perhitungan kerugian yang dilakukan oleh BPKP berdasarkan adanya hasil pemeriksaan ahli dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) soal proyek yang dikerjakan oleh CV Cakra tersebut.

“Hasil pemeriksaan dari LKPJ terindikasi ketidaksesuaian sepesifikasi sehingga tidak layak untuk dibayarkan senilai Rp1,5 milyar. Dengan adanya indikasi ini sehingga BPKP kita turunkan untuk melakukan perhitungan,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, kasus dugaan korupsi proyek rabat beton Matano ini dikerjakan oleh CV Cakra dengan menghabiskan APBD tahun 2016 senilai Rp1,9 Milyar. Kadis Tarkim, Zainuddin dan beberapa saksi sudah diperiksa terkait ini. Status kasus juga sudah ditingkatkan ke penyidikan. (Alpian Alwi)

loading...
Comments

Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top