Bisnis

UangTeman Dorong Perkembangan UKM di Indonesia

Head of Public & Government Relations UangTeman, Rimba Laut (kiri) bersama manajemen UangTeman lainnya saat melakukan launching di Makassar beberapa waktu lalu.

MAKASSAR, BKM — Selama ini seseorang yang akan meminjam uang di bank atau di lembaga pembiayaan lainnya harus diperhadapkan pada pengurusan yang berbelit-belit. Misal berkas-berkas yang harus disiapkan ditambah lagi harus ada agunan atau jaminan.

Tapi di UangTeman, semua dipermudah. Ibarat meminjam uang kepada teman, saudara atau kerabat. Bahkan, nasabah bisa mengajukan pinjaman di UangTeman sambil tiduran atau melakukan aktivitas apa saja. Karena semua pengajuan pinjaman dilakukan melalui smartphone tanpa harus datang ke kantor UangTeman dan bertemu dengan pegawainya.

”Jadi calon nasabah tidak perlu datang ke kantor UangTeman untuk mengambil dan mengembalikan formulir pinjaman sambil membawa dokumen yang dipersyaratkan disertai melampirkan bukti agunan atau jaminan. Tapi cukup mendownload aplikasi UangTeman melalui Play Store atau App Store atau juga melalui website www.uangteman.com. Selanjutnya mengisi formulir yang ada dan melampirkan slip gaji dan KTP. Tapi semuanya cukup difoto saja lalu dikirim ke UangTeman melalui smartphone disertai foto diri dengan cara selfie,” tutur Aidil Zulkifli, CEO sekaligus owner UangTeman kepada Berita Kota Makassar saat bertandang ke Makassar dalam rangka penandatanganan sponsor bersama PSM Makassar, beberapa hari lalu.

Menjadi pemain dibisnis financial technology (fintech), tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi seorang Aidil Zulkifli. Karena upayanya ini mendapat respon cukup besar dari masyarakat Indonesia. Terbukti, sejak dua tahun beroperasi di Indonesia telah mampu menggaet nasabah sebanyak tujuh ribuan orang yang tersebar diberbagai wilayah di Indonesia.

”Selama dua tahun di Indonesia, UangTeman telah menyalurkan pinjaman hampir Rp100 miliar kepada tujuh ribu lebih nasabah. Kami sudah melayani masyarakat tidak hanya di Pulau Jawa, seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, Bekasi, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, dan Bandung, melainkan juga di luar Pulau Jawa, masing-masing di Makassar, Bali, Palembang, Lampung, Jambi, dan Balikpapan,” ujar Aidil.

Meski saat ini jumlah nasabahnya masih di bawah sepuluh ribu orang, tapi Aidil sangat optimis kalau jumlah nasabahnya akan terus bertambah. Seiring rencana perluasan kantor cabang ke berbagai kota lainnya di Indonesia.

”Meski kami belum membuka cabang di beberapa kota besar lainnya, tapi jumlah calon nasabah dari kota tersebut yang mengajukan permohonan peminjaman terbilang cukup besar. Makanya, kami sudah berencana membuka kantor cabang di kota-kota tersebut untuk memudahkan pelayanan kepada para nasabah kami nantinya,” tutur Aidil.

Bahkan, untuk makin mendekatkan dan lebih memperkenalkan UangTeman kepada masyarakat, manajemen UangTeman mulai merintis kerjasama sponsor dengan sejumlah pihak. Salah satunya yang sekarang sedang dilakukan adalah dengan mensponsori klub sepakbola tertua di Tanah Air, PSM Makassar.

Kerjasama ini tidak saja bertujuan untuk makin mendekatkan UangTeman kepada masyarakat khususnya para pecinta bola di Makassar, tapi juga sebagai salah satu upaya kami untuk turut serta mengembangkan persepakbolaan di Tanah Air. Di antaranya dengan PSM Makassar.

“Kami memilih PSM Makassar sebagai mitra sponsor setelah melihat prestasi PSM selama berkiprah di persepakbolaan Indonesia baik di perserikatan maupun liga. Apalagi ditunjang dengan fanatisme supporter yang begitu besar tidak saja ketika PSM bertanding di kandang sendiri maupun di kandang lawan,” jelas Aidil.

Aidil mengakui, ketertarikannya menggeluti bisnis fintech setelah melihat pertumbuhan dan perkembangan bisnis tersebut di Inggris dan Amerika Serikat.

”Saya melihat di Inggris dan Amerika Serikat bisnis fintech tumbuh dan berkembang begitu pesat. Saya jadi berpikir kenapa tidak bisnis ini saya adopsi masuk di Indonesia.  Apalagi Indonesia memiliki jumlah penduduk yang begitu besar. Juga, belum ada perusahaan maupun perorangan yang menggeluti bisnis fintech. Makanya, kami UangTeman disebut sebagai pelopor bisnis berbasis fintech di Indonesia,” katanya.

Dia juga menyampaikan rasa syukurnya, karena UangTeman kini mulai banyak dilirik kalangan Usaha Kecil dan Mikro (UKM). Ini tergambar dari pinjaman yang digunakan para nasabah yang berjumlah tujuh orang lebih ini untuk keperluan usaha produktif atau UKM.

Mereka umumnya lebih memilih UangTeman sebagai tempat meminjam uang dikarenakan persyaratannya tidak terlalu berbelit-belit. Juga tidak membutuhkan adanya jaminan atau agunan.

“Kalau dipersentasekan, sekitar 30 persen dari 7 ribuan nasabah kami menggunakan uang yang dipinjamnya untuk keperluan usaha produktif,” aku Aidil.

UangTeman pun mengapresiasi para pelaku UKM yang telah menjadi nasabahnya dengan memberinya penghargaan. Sebanyak enam nasabah UKM dari enam kota di Indonesia, seperti dari Makassar, Bali, Yogyakarta, Surabaya, Bandung, dan Tangerang,  mendapatkan penghargaan ini.

”Nasabah penerima penghargaan adalah mereka yang memiliki rekam jejak baik sepanjang peminjaman berlangsung. Penghargaan ‘Dari Teman untuk Indonesia’ kami berikan kepada nasabah yang berada di enam kota, dengan masing-masing memiliki kisah inspiratif bagaimana berkat UangTeman dapat menjadi pengusaha mikro guna meningkat perekonomian keluarganya. Setidaknya, mereka mampu menginspirasi banyak orang untuk memiliki pengharapan menjadi pengusaha mikro,” terangnya.

Melihat kiprah UangTeman selama ini, maka pada 21 Juli 2017 lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mendaftarkan PT Digital Alpha Indonesia (UangTeman) dengan nomor registrasi S-2970/NB.111/2017. Dengan status terdaftar tersebut, menurut Aidil, menunjukkan kalau pemerintah menaruh kepercayaan besar terhadap PT Digital Alpha Indonesia sebagai penyedia layanan pinjaman online UangTeman untuk terus tumbuh dan melayani seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.

UangTeman yang telah berdiri sejak April 2015, telah memenuhi standar pemerintah sesuai Peraturan OJK (POJK) Nomor 77/POJK.01/2016 mengenai layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi.

Sebagai pelopor layanan pinjaman berbasis teknologi (financial technology/fintech) di Indonesia, UangTeman telah meraih penghargaan di ajang The Asian Banker Exellence in Retail Financial Services Awards 2017 dari The Asian Banker.

Sebagai perusahaan non bank. UangTeman dinobatkan The Asian Banker sebagai ‘The Best P2P Lending Platform for Individuals’. The Asian Banker Excellence in Retail Financial Services Awards merupakan program penghargaan tahunan berskala internasional yang paling teliti, bergengsi, dan transparan sebagai tolok ukur tak terbantahkan dalam mengukur kinerja terbaik dari suatu perusahaan.

Penghargaan tersebut, mencakup layanan keuangan ritel, transaksi perbankan, risiko dan teknologi, serta pinjaman peer-to-peer (P2P Lending), pembayaran, investasi kerumunan dan platform serupa di kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Afrika.

Aidil mengatakan, penghargaan ini merupakan apresiasi atas kerja keras yang didukung semangat kebersamaan dan komitmen untuk selalu melahirkan inovasi terdepan dari seluruh karyawan UangTeman kepada masyarakat serta setiap pemangku kepentingan (stakeholders).

Sejak berdiri pada April 2015, UangTeman tetap berupaya memberikan yang terbaik atas masyarakat Indonesia dan pemerintah demi mendukung terwujudnya tingkat inklusi keuangan sebesar 75 persen pada 2019.

”Kami sangat bangga menjadi fintech di Indonesia yang memperoleh penghargaan ini, sekaligus bentuk pengakuan dari dunia internasional bahwa UangTeman memang sangat penting terhadap peningkatan perekonomian masyarakat di seluruh Indonesia. Saat ini, kami sudah mengimplementasikan teknologi tercepat dimana peminjaman uang ke rekening nasabah sudah dapat cair hanya dalam waktu 15 menit dengan pengajuan pinjaman dari aplikasi UangTeman di Play Store, App Store, maupun website,” jelasnya.

Selama tiga bulan terakhir, UangTeman telah menerima beberapa penghargaan. Di antaranya Indonesia Digital Innovation Award dari Warta Ekonomi dan Indonesian Best Performing Companies Award kategori Pioneer of Online Loan Service in Indonesia dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia yang bekerjasama dengan Indonesia Award Certified (IAC). (amir)

 

 

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top