Gojentakmapan

Bawa Tiga Kantong Ganja, Buruh Bangunan Diciduk

Tiga kantong tanaman ganja serta ribuan biji ganja yang disita Timsus Polres Gowa.

GOWA, BKM — Tim khusus Polres Gowa mengamankan seorang buruh bangunan berinisial HSN (32) Warga Jl Paccerakkang, kecamatan Biringkanaya, Makassar.

Pelaku ditangkap di poros perbatasan kecamatan Manuju-kecamatan Bungaya, Senin (11/9/2017) Pukul 16.40 Wita. Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita sedikitnya 3 Kg ganja dalam tas siap jual. Penangkapan HSN dipimpin Ipda Emil Fahmi.

Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan mengatakan kronologis penangkapan tersangka HSN berawal dari informasi salah satu jaringan bahwa adanya peredaran psikotropika jenis ganja di wilayah Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa sehingga Timsus melakukan lidik mulai hari Senin 4-8 September 2017 di Kelurahan Lauwa, Kecamatan Biringbulu.

“Dari hasil lidik tersebut dan beberapa keterangan dari warga di Biringbulu ditemukan fakta-fakta bahwa memang benar adanya peredaran psikotropika jenis ganja yang diperjual belikan seharga Rp50.000 per paket ke warga sekitar Lauwa tersebut,” jelas Mangatas Tambunan.

Selanjutnya pada  Senin (11/9/2017) pukul 12.00 Wita, Timsus mulai bergerak setelah mendapatkan informasi dari jaringan jika tersangka  HSN akan membawa barang haram tersebut menuju Makassar melalui wilayah Bungaya-Manuju. Oleh petugas, HSN terdeteksi mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja warna hitam putih bernomor polisi DD 6097 LJ.

“Setelah target terlihat, Timsus melakukan penangkapan terhadap pelaku di jalan Poros Manuju dan mengamankan sebuah tas warna hitam berisikan tiga kantong besar yang didalamnya terdapat ganja basah. Berdasarkan introgasi terhadap HSN diakuinya jika ganja tersebut ditanam di dua titik lokasi yang berbeda yakni di belakang rumah pelaku dan di kebun milik pelaku yang terletak di dekat air terjun Lauwa. Lalu pada saat panen ganja itu dipasarkannya sebahagian kecil ke warga Biringbulu dan sebahagian besar dipasarkan di wilayah  Paccerakkang, Daya, Makasar,” jelas Mangatas Tambunan.

Dari hasil pengembangan terhadap tersangka HSN, polisi kini mengetahui adanya upaya pembudidayaan tanaman ganja di Biringbulu. HSN menyebutkan bahwa dia memberi bibit kepada seorang warga bernama LHO (50) alias CBG untuk ditanam di lahan milik LHO yang terletak sekira lima kilometer dari rumah LHO tersebut.

Kemudian, tambah Mangatas Tambunan, Timsus juga melakukan pengembangan terhdap keterlibatan SHM (50) seorang petani di Ciniayo, Kelurahan Lauwa. Dan seteleh ditelusuri, LHO maupun SHM merupakan kaki tangan HSN. Terbukti, setelah diselidiki ternyata kedua warga kaki tangan HSB ini menyimpan ribuan bibit ganja siap tanam yang disimpan di Dusun Tamparaya, Desa Towata, Kecamatan Polong Bangkeng Utara, Kabupaten Takalar.

“Pelaku bersama barang bukti saat ini diamankan di posko Timsus untuk dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut,” jelas Mangatas Tambunan. (sar)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top