Sulselbar

Kasus Narkoba di Sidrap Meningkat, Kapolres: Tindakan Preventif Jauh Lebih Penting

AKBP Witarsa Aji

SIDRAP, BKM — Kasus penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Sidrap, semakin parah dan sangat memprihantinkan bagi para generasi penerus bangsa.

Banyaknya kasus narkoba yang terungkap di Bumi Nene Mallomo ini diduga akibat maraknya pergaulan bebas dan gaya hidup baik dari kalangan remaja maupun masyarakat umum lainnya.

Data dari Polres Sidrap menyebutkan, jumlah kasus narkoba yang terjadi di Januari hingga Agustus 2016 sebanyak 78 kasus.

Sedangkan di 2017, Januari hingga September (Bulan berjalan, red), jumlah kasus narkoba yang ditangani Polres Sidrap, sudah menembus 94 kasus.

Meningkatnya penyalahgunaan narkoba, utamanya jenis sabu-sabu di Sidrap itu, juga dikuatkan dengan membengkaknya jumlah penangkapan oleh Personel Satnarkoba Polres Sidrap.

Sejak Januari hingga September (Bulan berjalan, red) 2017, tangkapan Polres Sidrap, sudah mencapai 175 orang. Rincinya 173 orang laki-laki, dan 2 orang perempuan.

Fakta itu, jauh lebih meningkat dengan jumlah kasus maupun tangkapan Polres Sidrap, tahun lalu. Di 2016, polisi hanya menangkap sebanyak 148 orang yang terlibat narkoba.

Data itu, terhitung sejak Januari hingga Agustus 2016. Dari 148 orang yang ditangkap itu, terdapat 144 arang laki-laki dan sisanya 4 arang adalah wanita.

Kapolres Sidrap, AKBP Witarsa Aji tak menampik terjadinya peningkatan kasus narkoba di wilayah hukumnya. Pihaknya, akan terus berupaya menjerat para pelaku.

Selain penindakan, kepolisian Sidrap juga intens melakukan upaya-upaya pencegahan guna menghindarkan masyarakat dari penyalahgunaan narkoba.

Kapolres AKBP Witarsa Aji meyakini, tindakan preventif atau pencegahan, jauh lebih penting daripada penindakan.

“Tapi penindakan juga tak bisa diabaikan,” kata Witarsa diruang kerjanya, Kamis (14/9/2017).

Tingginya penyalahgunaan narkoba, utamanya sabu sabu di Sidrap itu, juga dibenarkan Kasat Narkoba Polres Sidrap, AKP Indra Waspada Yudha.

Fenomena yang terjadi saat ini, sebutnya, narkoba semakin merajalela masuk ke Sidrap melalui jalur darat maupun laut. Parahnya lagi, rata-rata pelaku dominan petani dengan usia rata-rata antara 20-35 tahun. (ady)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top