Gojentakmapan

Di Gowa, Pelayanan e-KTP Semakin Mudah

H Ambo

GOWA, BKM — Pemerintah Kabupaten Gowa optimis dapat merampungkan perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) menjelang akhir tahun ini.

Pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Gowa pun melakukan berbagai teroboson agar perekaman itu tuntas.

Terbukti hingga kini kondisi perekaman e-KTP masyarakat Gowa sudah mencapai 86,50 persen dari 536.341 jiwa wajib KTP (jumlah total penduduk Gowa saat ini 750 ribu jiwa) atau 460 ribu jiwa yang sudah merekam.

“Setiap hari kita lakukan perekaman dan ratusan warga berkunjung untuk perekaman seperti kemarin saja ada 250 orang yang merekam di kantor dinas,” kata Kadis Dukcapil Gowa, H Ambo didampingi Sekdis, Edy Sucipto dan Humas Disdukcapil, Helmi Husain.

Sebagai langkah percepatan, Disdukcapil Gowa kata Ambo, pihaknya melakukan berbagai pola jemput bola untuk memberikan pelayanan mudah bagi masyarakat yang belum miliki e-KTP. Antara lain trik itu yakni membuka layanan perekaman di kecamatan dengan penempatkan petugas Disdukcapil.

“Satu kemudahan lagi kita lakukan yakni setelah dibuka pelayanan di kecamatan maka kemudahan lainnya adalah warga dari manapun asalnya misalnya dari kecamatan lain (yang penting dia warga Gowa) maka dia bisa singgah di kecamatan yang dilintasinya untuk merekam identitasnya. Jadi dimana pun dibolehkan asal dalam wilayah Gowa. Dan di kantor dinas pun bisa merekam diri,” kata Ambo.

Ambo pun mengimbau agar masyarakat yang tahu ini agar turut menyampaikan (sosialisasikan) ke masyarakat lain agar semua harus tahu dan segera melakukan perekaman dimana saja (kecamatan) dia temukan ada pelayanan perekaman.

Bulan ini, kata Ambo dibuka jadwal pelayanan perekaman masing-masing untuk Kecamatan Somba Opu mulai dilakukan pada 16-22 Oktober dan untuk Kecamatan Pallangga pada 22-28 Oktober. Dan kecamatan lainnya jadwal menyusul.

Kemudahan lainnya yang dilakukan pihak Disdukcapil Gowa adalah kunjungan rumah. Kunjungan rumah ini hanya dilakukan bagi warga yang betul-betul tidak bisa datang ke kantor pelayanan perekaman disebabkan karena tidak bisa jalan atau sakit (kondisi tertentu)

“Kami beri pelayanan bagi warga yang sakit tidak bisa jalan dengan didatangi rumahnya untuk direkam. Jadi kami akan kunjungi dengan membawa alat perekaman,” cetusnya.

Sementara khusus pelayanan perekaman di kalangan usia sekolah yakni di SMA sederajat dikatakan kadis sudah berjalan dan selesai pada 98 sekolah sasaran (SMA, SMK, MA).

“Yang jelas prinsip kerja kami hanya Bersemedi atau berusaha sehari mesti jadi. Hanya saja berhubung blanko e-KTP masih terbatas dan sekarang yang tersisa di kabtor hanya 8.000-an keping, maka bagi yang belum mendapatkan kepingan e-KTP itu tetap diberikan suket atau surat keterangan penduduk yang fungsinya sama dan tetap berlaku nasional dan bisa digunakan untuk pengurusan berkas apapun,” jelasnya. (sar)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top