Sulselbar

Makodim 1420 Gelar Penghijauan Ratusan Pohon Mahoni

Puluhan personil Makodim 1420 Sidrap saat melakukan aksi peduli lingkungan dengan penanaman 100 bibit pohon Mahoni di kantor SKPD pemkab Sidrap, Kamis (12/10).

SIDRAP, BKM — Kepedulian lingkungan kembali dilakukan personil jajaran Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 1420 Sidrap, Kamis (12/10). Sebagai bentuk aksi sosial terhadap lingkungan, Kodim Sidrap, mengadakan penghijauan lingkungan dengan melakukan penanaman ratusan pohon mahoni.

Dandim 1420, Letkol Inf. Eko Paskha Harissuci beserta personil dan Koramil tampak bersemangat menanam ratusan pohon ini. Sebanyak 100 bibit pohon mahoni ditanam pada kegiatan penghijauan yang dilaksanakan secara simbolis, di sepanjang jalan Kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di kelurahan Arawa Kecamatan Maritengngae, Sidrap. Kegiatan peduli lingkungan ini masih dalam rangkaian peringatan HUT TNI ke 72.

Dandim Letkol Inf Eko Paskah.HN melalui Kasdim 1420/Sidrap Mayor Inf. Alfred Tonak mengatakan bahwa program kegiatan penghijauan dengan penanaman ratusan pohon mahoni ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap pelestarian lingkungan, dan bertujuan sebagai peneduh jalan dan mengurangi dampak pemanasan global.

“Sekarang memasuki musim kemarau. Dampak pemanasan global bisa berimbas pada kekeringan sehingga menanam pohon itu bisa mengurangi resiko pemanasan global. Kunci menangkal kekeringan dimusim kemarau adalah penghijauan agar pohon-pohon yang kita tanam ini bisa menyerap dan menyimpan air,”Ujar Alfred Tonak disela-sela tanam pohon Mahoni, Kamis siang tadi.

Menurut Kasdim, dengan dilaksanakan kegiatan penghijauan ini diharapkan kepada masyarakat ikut mengambil bagian dengan menanam dan memelihara pohon dilingkungan masing-masing. Sehingga, katanya, masyarakat bisa memanfaatkan lahan-lahan kosong yang ada disekitar mereka untuk “dihijaukan” kembali dengan pohon-pohon ini tersebut.

Penanaman pohon Mahoni ini juga, lanjut Alfred, sebagai penyeimbang alam serta mengurangi erosi yang diakibatkan oleh tergerusnya tanah karena kurangnya pohon-pohonan, sehingga dapat menimbulkan bencana banjir. Dengan banyaknya pohon maka struktur tanah akan semakin padat dan akar pepohonan dapat menyerap air sehingga air yang tadinya tergenang dapat diserap sehingga bahaya bencana tanah longsor maupun banjir dapat diminimalisir. (ady)

 

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top