Sulselbar

Fraksi DPRD Pangkep Sorot Proyek OPD Bermasalah

Wabup Pangkep Syahban Sammana mendampingi Bupati Pangkep Syamsuddin A Hamid saat penyerahan enam Ranperda kepada Ketua DPRD Andi Ilham Zainuddin.

PANGKEP, BKM–Dua Fraksi DPRD Pangkep memberikan sorotan dan kritikan tajam dalam rapat umum pandangan Fraksi DPRD Pangkep, Rabu (18/10). Kedua Fraksi itu yakni Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Fraksi Gabungan. Mereka menyoroti sejumlah proyek yang dianggap bermasalah karena tidak transparan.

Salah seorang dari Wakil Fraksi PKB, Rahmat Hidayat dalam pandangan umum partainya menyampaikan kritik terhadap banyaknya pekerjaan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak diketahui pemerintah atau terkesan dikerjakan sembunyi-sembunyi.

Rahmat mengungkapkan para pekerja proyek seharusnya memberitahukan pekerjaannya kepada pemerintah desa maupun kelurahan sebagai lokasi proyek yang dilaksanakan. “Cukup banyak proyek patut dinilai tidak transparan. Dewan juga menyoroti sejumlah proyek di wilayah kepulauan yang dianggap tidak dilaksanakan,” pungkas Rahmat.

Sementara itu sorotan tajam juga datang dari fraksi gabungan DPRD Pangkep(PKS, PDIP, Hanura dan NasDem), seperti dikemukakan Politisi PKS Suarman Linrung yang menemukan sejumlah proyek yang tidak dikerjakan oleh OPD atau rekanan yang ditunjuk di wilayah kepulauan.

Suarman kemudian menunjuk proyek yang dimaksud seperti pembangunan Puskesdes Pulau Balo-baloang, Dermaga Pulau Sapuka, Pulau Kulumbing dan Pulau Salemo. Selain itu juga menyoroti pembangunan jaringan komunikasi di Pulau Mattirokanja, peningkatan sarana di Matampa, pengerjaan Bendungan Tombolo tahun 2016/2017. “Pemkab berkewajiban melakukan evaluasi kepada sejumlah OPD, ” kata Suarman. (udi)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top