Kriminal

Polisi Tangkap Tersangka Pembunuhan Sudirman di Kaltim

Tersangka (tiga dari kiri) diapit enam anggota Reskrim Polres Sidrap saat dijemput di Polda Kaltim, Jumat (3/11).

 

SIDRAP, BKM — Berakhir sudah pelarian Hamsah alias Anca bin Jamaluddin (34), Sabtu (04/11). Selama empat tahun bersembunyi di Kalimantan Timur, Anca berhasil ditangkap dan kini sedang berada dibalik sel jeruji besi, Polres Sidrap. Tersangka menikam Sudirman alias Sudi (35) hingga meregang nyawa setekah tujuh hari dirawat.

Tempat kejadian perkara (TKP) di Kampung Tanete Desa Mojong Kecamatan Watang Sidenreng, Sidrap, Kamis 21 November 2013. Laporan keluarga korban tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LPB/415/XI/2013/SPKT/SSL/Polres Sidrap, tgl 21 November 2013.

Kisahnya, korban Sudirman yang beralamat Ponrangae Kecamatan Pituriawa, Sidrap mendatangi rumah pelaku untuk menagih utang. Namun, insiden kesalahan pahaman membuat keduanya bersitegang dan beradu mulut. Korban yang tak siap kala itu mendapatkan tikaman pada bagian dada kanan. Sudi sempat menjalani perawatan medis selama 7 hari di RSUD Makkasau Parepare.

Usai menikam korban, pelaku Anca melarikan diri ke Samarinda Kaltim. AparatPolres Sidrap, waktu itu sempat dibuat frustrasi lantaran pelaku selalu berpindah-pindah tempat persembunyiannya. Namun, setelah empat tahun buron, tersangka pun ditangkap. Penangkapan dipimpin Aipda Abdul Halim S.Sos bersama lima anggotanya.

“Saya sangat apresiasi anggota karena kasus empat tahun lalu berhasil diungkap dan menangkap pelakunya. Sekali lagi terimah kasih atas kerja keras anggota selama ini,”lontar Kapolres Sidrap AKBP Witarsa Aji, Sabtu (4/11) lalu.

Terpisah, pihak keluarga korban yang juga anak semata wayang korban, Wandy (15) juga mengapresiasi kerja polisi mengungkap dan menangkap pelaku.

“Sekarang almarhum bapak saya sudah tenang di alam sana. Alhamdulillah, pelakunya sudah tertangkap berkat kinerja polisi. Sekali lagi terima kasih banyak untuk Kapolres Sidrap dan jajarannya serta Kapolda Kaltim berserta jajarannya,”ungkap Wandi yang dihubungi selulernya, Sabtu siang.

Kasat Reskrim AKP Anita Taherong, membenarkan Anca pelaku penganiayaan terhadap Sudirman hanya seorang diri. (ady)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top