Sulselbar

BumDes Maju Bersama Laskap Lutim Ancam Bubarkan Diri

Direktur Utama, BumDes Maju Bersama Laskap, Firman Udding di Warkop Ramiza Malili.

LUTIM, BKM — Pengurus Badan Usaha Milik Desa (BumDes) Maju Bersama Desa Laskap di Kecamatan Malili, kabupaten Luwu Timur mengancam akan membubarkan diri.

Direktur Utama BumDes Maju Bersama, Firman Udding mengatakan, ancaman ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap Pemerintah Luwu Timur.

Menurutnya, Pemerintah harusnya lebih memberdayakan masyarakat lokal melalui usaha konveksi agar sejalan dengan keinginan Pemeritah terkait pemberdayaan lokal.

“Ada rencana pengurus akan membubarkan diri dalam waktu dekat ini. Pemda ingkar janji terhadap BumDes Maju Bersama Laskap,” ungkap Firman yang ditemui di warkop Ramiza Malili, Rabu (8/11/2017).

Awalnya, kata Firman, Pemerintah Daerah (Pemda) telah menjanjikan 3.000 pasang seragam sekolah gratis SD dan SMP untuk dijahit di BumDes Maju Bersama.

Namun kenyataannya, 13 ribu pasang seragam gratis tersebut seluruhnya dikerjakan di Surakarta, Jawa Tengah.

“Kami sudah dijanji akan diberikan 3.000 untuk dijahit dari 13 ribu pasang tapi nyatanya tidak,” ungkapnya.

Sebelumnya, Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler dan Irwan Bachri Syam membuat program pembagian seragam gratis untuk murid SD dan SMP.

Seragam berupa topi, satu set seragam dan sepatu itu sekitar 13 ribu pasang dengan anggaran yang disiapkan kurang lebih Rp2 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2017. (Alpian Alwi)

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top