Metro

Teken Surat Mosi Tidak Percaya, 13 Pegawai Akper Angin Mammiri Akan Diperiksa Inspektorat

MAKASSAR, BKM–Kisruh internal yang terjadi di Akper Angin Mammiri Makassar belum juga usai. Pasca keluarnya surat mosi tidak percaya terhadap Plt Direktur Akper, dr Bachtiar Baso yang diteken 13 pegawai, dosen dan staf, pihak Inspektorat Sulsel pun bereaksi.

Inspektorat Sulsel memberikan sinyal akan melakukan pemeriksaan kepada 13 pegawai tersebut apabila menerima laporan resmi. Apalagi, berhembus kabar kalau satu dari 13 orang yang meneken surat mosi tidak percaya itu, tak lagi pernah masuk berkantor di Akper Angin Mammiri Makassar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Inspektorat Sulsel, Syafruddin Kitta yang dikonfirmasi wartawan mengaku, sudah kisruh mendengar tersebut, namun pihaknya belum bisa melakukan tindakan. Sebab, sejauh ini, Inspektorat baru sebatas mendengar kabarnya, belum menerima laporan resmi yang masuk terkait masalah itu. “Kalau sudah ada pengaduannya, baru kami akan proses,” kata Syafruddi Kitta, saat dihubungi, Rabu (8/11).

Soal sanksi disiplin pegawai, kata dia, Inspektorat tidak secara langsung mengeluarkan keputusannya. Sanksi dikeluarkan dalam bentuk rekomendasi kepada BKD disertai dengan berkas hasil pemeriksaan.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo, enggan mengomentari masalah itu lebih jauh. Ia hanya mengaku akan menindaklanjuti itu setelah pulang dari tugas di luar kota.

Terpisah, Andi Djamal Direktur Lembaga Investigasi LAW kepada BKM menegaskan, BKD dan Inspektorat harus secepatnya mengambil sikap tegas agar masalah ini tidak terus meruncing. Andi Djamal yang akab disapa Om Betel juga mendesak Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo untuk segera bersikap untuk menyelesaikan masalah tersebut. ”Kalau perlu pegawai yang meneken mosi tidak percaya itu ditarik semuanya kembali ke Dinas Kesehatan Sulsel dan diberikan sanksi tegas,” tegasnya. (cha)

 

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top