Berita

Kejati Siap Lawan Gugatan Prapradilan Jentang

ilustrasi

MAKASSAR, BKM — Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, siap menghadapi gugatan prapradilan tersangka kasus dugaan korupsi sewa lahan negara di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Soedirjo Aliman alias Jentang.

Upaya gugatan prapradilan tersebut, telah didaftarkan ke Pengadilan Negeri Makassar. Sejak Rabu 8 November 2017 oleh tim kuasa hukum tersangka.

“Sejauh ini pihak penyidik, belum menerima penyampaian soal, jadwal sidang tersebut dari pihak pengadilan,” ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Salahuddin, Jumat (10/11/2017).

Salahuddin mengaku belum mengetahui siapa hakim tunggal, yang ditunjuk untuk menyidangkan gugatan prapradilan tersangka. Sejauh ini pihaknya tinggal menunggu surat penyampaian dari hakim terkait jadwal agenda sidang gugatan tersebut yang telah didaftarkan, pihak kuasa hukum tersangka.

Salahuddin menuturkan, bila pihaknya telah mempersiapkan diri untuk menghadapi gugatan prapradilan yang diajukan tersangka selaku termohon.

“Kita tentu harus siap menghadapi gugatan tersangka, dan kita juga tentu harus menghargai upaya hukum yang dilakukan tersangka,” tandasnya.

Salahuddin mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan, perlawanan terhadap gugatan tersebut, yaitu terkait materi gugatan yang akan diajukan tersangka.

Dikonfirmasi terpisah juru bicara Pengadilan Negeri Makassar, Syafri membenarkan bila Jentang telah mendaftarkan gugatan prapradilannya ke Pengadilan Negeri Makassar.

“Rabu kemarin pemohon telah mendaftarkan gugatannya,” ujar Syafri.

Dengan permohonan Praperadilan atas nama Jentang, terdaftar dengan nomor register : 29/pid.pra/2017/PN-Mks tertanggal 8 Nop 2017.

Bahkan kata Syafri sudah ada hakim yang ditunjuk, untuk memyidangkan kasus tersebut, yakni Harto Panco.

Hanya saja Syafri belum mengetahui pasti, kapan jadwal sidang prapradilan tersebut di agendakan oleh hakim. (mat)

 

 

 

 

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top