Sulselbar

Polisi Jaga Ketat Aksi Mahasiswa di Walenrang

Kemacetan terjadi di poros Walmas Luwu akibat unjukrasa mahasiswa memperingati tragedi berdarah 11 Nopember

LUWU, BKM — Puluhan anggota Polres Luwu siaga dan mengawal ketat aksi mahasiswa di Walenrang, kabupaten Luwu, Sabtu (11/112017).

Kepala Bagian Operasional Polres Luwu, Kompol Herman Paral, mengatakan polisi di siagakan di Walenrang untuk mengawal dan mengamankan aksi solidaritas peringatan tragedi berdarah 11 November 2013.

“Mahasiswa dari berbagai kampus di Palopo, bersama warga Walenrang-Lamasi, melakukan aksi solidaritas peringatan perjuangan pemekaran Luwu Tengah. Hari ini Mahasiswa melakukan long march dari batas Palopo-Luwu, menuju Salutubu lalu berakhir di pemakaman umum,” kata Herman Paral.

Setiap tahun, mahasiswa dan warga di Walmas, memperingati tragedi berdarah yang saat itu ribuan warga menuntut dilakukannya pemekaran Walenrang-Lamasi, menjadi daerah otonom baru.

Unjukrasa dua ribuan warga ini, berlangsung selama beberapa hari dan puncaknya pada tanggal 11 November 2013. Saat itu, warga memblokir jalan Trans Sulawesi, dan menyebabkan arus lalul intas macet total.

Polisi bertindak tegas dan berupaya membuka akses jalan setelah negosiasi berjalan buntu.

Kerusuhan terjadi dan menyebabkan jatuhnya korban dari kedua kubu, sejumlah polisi terluka terkena lemparan batu dan bom molotov, sementara dipihak warga, dua orang terkena tembakan peluru karet dan satu diantaranya meninggal dunia.

(irwan musa)

 

Comments
Social Media Berita Kota
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota.

To Top